KLUNGKUNG – Dalam situasi pandemi Covid-19, PMI Klungkung jangan sampai patah semangat dalam memberi pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Klungkung. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta; di hadapan Sekretaris PMI Bali, Gusti Made Arya Wisnu Mataram, saat Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) PMI Klungkung di Paksebali, Dawan, Selasa (30/3/2021).
Dia juga mengingatkan seluruh pengurus PMI di Klungkung, tugas utama PMI adalah membantu pemerintah kabupaten atau provinsi dalam menjalankan tugasnya di bidang sosial. PMI juga mempunyai tugas memberi pelayanan tranfusi darah.
“Tujuan diadakan Muskerkab PMI Klungkung adalah untuk mengevaluasi kinerja PMI Klungkung tahun 2020, dan membahas program yang akan dilaksanakan pada tahun 2021,” tambahnya.
Dalam penanganan pencegahan penularan Covid-19, Kasta melaporkan, PMI Klungkung bekerja sama dengan pemerintah daerah melakukan berbagai kegiatan. Antara lain memberi edukasi cuci tangan, cek suhu, penggunaan masker, spraying dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan kepada masyarakat Klungkung.
Dari sisi sosial dan kesehatan, sambungnya, PMI Klungkung juga membantu masyarakat lansia, difabel, penanggulangan bencana dan sebagainya. “Kegiatan donor darah ke desa-desa juga kami laksanakan,” jelasnya.
Ketua PMI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, dalam sambutannya yang dibacakan Gusti Made Arya Wisnu Mataram menyampaikan, program kerja PMI tahun 2021 di beberapa kabupaten di Bali sudah berjalan. Kabupaten dimaksud yakni Badung, Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Gianyar.
Muskerkab ini, sebutnya, merupakan wadah dari segenap komponen PMI di kabupaten untuk dapat berkumpul, dan secara bersama-sama melaksanakan penyempurnaan dan legalisasi program kerja PMI. Selanjutnya program itu disahkan dan menjadi acuan bagi kabupaten penyelenggara dalam pelaksanaan kegiatan selama periode satu tahun.
Dia berharap Muskerkab di Klungkung dapat menghasilkan program kerja melalui proses pengkajian berdasarkan kebutuhan dan prioritas, sehingga dapat dilaksanakan dengan fokus dan terarah. Baik itu untuk peningkatan pelayanan, maupun pengembangan kapasitas organisasi PMI di Klungkung.
“Dalam menyusun program terdapat sinergi antara PMI Provinsi dan PMI Kabupaten Klungkung, sehingga pelaksanaan program dapat dilaksanakan lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan,” pintanya. baw























