Piala Thomas dan Uber Digeser ke Oktober 2020

  • Whatsapp
PASANGAN ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya (kanan) dan Marcus Gideon saat turun pada partai kedua kejuaraan bulutangkis beregu putra Thomas Cup di Bangkok. foto: antaranews.

JAKARTA – Perhelatan turnamen bulutangkis beregu Piala Thomas dan Piala Uber digeser ke tanggal 3 sampai 11 Oktober 2020 setelah Denmark memperpanjang pelarangan acara yang melibatkan banyak orang akibat pandemi Covid-19, demikian pernyataan resmi badan bulutangkis dunia (WBF) Rabu (29/4/2020).

Kedua turnamen itu awalnya direncanakan berlangsung pada Mei di Aarhus, untuk kemudian ditunda selama tiga bulan. Pelaksanaan Piala Thomas dan Piala Uber kemudian kembali digeser setelah Denmark mengatakan pelarangan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang tetap berlaku sampai akhir Agustus, kata Badminton World Federation (BWF) seperti dikutip AFP.

Bacaan Lainnya

“Prioritas utama kami adalah kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan para atlet, staf, sukarelawan, wasit, dan segenap komunitas badminton,” kata Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund.

“Kami mendengarkan masukan dari WHO, berbagai ahli kesehatan, otoritas-otoritas lokal, dan pemerintah Denmark, dan sudah jelas bahwa mengadakan ajang besar seperti putaran final Piala Thomas dan Piala Uber akan sulit,” tambahnya, yang dilansir dari antaranews.

Pihak Denmark menyatakan kesedihannya, namun mampu memaklumi keputusan yang harus diambil demi kebaikan semua pihak. “Bagi kami, merupakan suatu hal yang menyedihkan untuk kembali mengubah tanggal. Bagaimanapun, perhatian utama kami saat ini adalah keselamatan semua yang terlibat dalam masa yang penuh ketidakpastian ini,” kata Ketua Badminton Denmark Bo Jensen.

Baca juga :  Artha Bantu Enam Warganya di Kecamatan Jembrana

“Masih merupakan pencapaian bagi kami untuk menjadi negara pertama di luar Asia yang menyelenggarakan Piala Thomas dan Piala Uber, dan kami tidak sabar untuk menyambut para penggemar, pemain, sukarelawan, ofisial, dan staf dengan cara seaman mungkin,” tambahnya.

Bulutangkis telah menskors semua turnamen menyusul All England bulan lalu, dan sejumlah ajang masih dibatalkan atau ditangguhkan karena pandemi Covid-19 yang menghantam seluruh dunia itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.