Pertumbuhan Ekonomi NTB 2,3 Persen, PKS Nilai Kinerja Gubernur Sudah di Jalurnya

SEKRETARIS Komisi V DPRD NTB, TGH Patompo Adnan. Foto: rul

MATARAM – Sekretaris Komisi V DPRD NTB, TGH Patompo Adnan, menilai kinerja pertumbuhan perekonomian yang digagas Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, sejauh ini sudah on the track atau di jalur yang sebenarnya.

Hal itu ditunjukkan dengan capaian pertumbuhan positif sebesar 2,3 persen pada tahun 2021 lalu sesuai data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) NTB baru-baru ini. Sektor domestik regional bruto (PDRB) juga naik signifikan yang terlihat dari berbagai faktor, yakni lapangan usaha tumbuh signifikan.

Read More

“Kecuali di sisi lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 0,15 persen, maka pertumbuhan positif sektor perekonomian ini wajar kita sebut great and great. Ini untuk menggambarkan prestasi Gubernur NTB dalam menjalankan roda pemerintahan selama dua tahun terakhir,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD NTB itu, belum lama berselang.

Dia mendaku dari data BPS terlihat lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah konstruksi, yakni sebesar 8,94 persen. Selanjutnya jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,87 persen, lapangan usaha pengadaan listrik dan gas tumbuh sebesar 7,73 persen.

Informasi dan komunikasi tumbuh 4,98 persen, dan jasa keuangan serta asuransi tumbuh 4,39 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor sebesar 67,6 persen, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto 3,81 persen.

Hal lain yang membuat meningkatnya komponen lapangan usaha, lanjut dia, adalah dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga 1,79 persen.

Selain itu, komponen pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga 0,54 persen, dan komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 0,52 persen. Komponen impor yang menjadi pengurang dalam PDRB mengalami kontraksi sebesar 43,22 persen,” ucap Patompo.

Pihaknya kian optimis pertumbuhan ekonomi NTB akan terus menunjukkan tren positif yang berlanjut ke depan. Hal itu dipicu adanya berbagai event internasional di wilayah NTB, salah satunya MotoGP yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 18-20 Maret mendatang.

“Kalau boleh jujur, Pak Gubernur NTB serius sekali membangun NTB meskipun dilanda berbagai macam musibah gempa, pandemi, banjir dan lainnya. Namun, semuanya bisa dilewati dengan baik,” puji Patompo.

Keberhasilan yang kini diraih Provinsi NTB dari sisi pertumbuhan ekonomi, lugasnya, tidak lain juga berkat dukungan dan kerjasama baik dari semua pihak.

“Keberhasilan Pak Gubernur juga ditopang oleh mitra Gubernur, yakni DPRD sebagai pemberi stempel legalitas atas semua kebijakan yang telah jalankan,” tandas Patompo bernada mengirim sinyal “mengingatkan” kepada Gubernur. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.