TABANAN – Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, buka suara soal atap Gedung SDN 1 Gadung Sari yang roboh. Dia menyebut bangunan sekolah tersebut sudah terdeteksi rusak parah, dan sudah dilakukan antisipasi dengan tidak melakukan kegiatan pembelajaran di bangunan tersebut.
“Dua minggu yang lalu bangunan itu sudah dikosongkan, dengan pertimbangan untuk masalah keamanan,” ungkap Darma Utama,Selasa (30/8/2022).
Terkait upaya untuk melakukan perbaikan, kata Darma Utama, masih dalam proses pengusulan dalam anggaran perubahan.
“Kami koordinasikan lebih lanjut dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Tabanan dan BPBD Tabanan untuk formulasi anggaran guna melaksanakan rehab lebih cepat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran. Untuk saat ini, antisipasi sementara sesuai sebelumnya dalam pelaksanaan pembelajaran kelas siang,” ujarnya.
Atap gedung yang roboh terjadi di tiga blok atau di tiga ruang kelas, yakni kelas I, II, dan III. Untuk sementara proses pembelajaran siswa dilaksanakan di koridor yang ada di sekolah tersebut.
Hal darurat yang telah dilakukan adalah melakukan pembersihan puing-puing atap yang roboh agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar siswa sekolah setempat. gap























