DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I GN Jaya Negara; didampingi Kadis Disdikpora, AA Gede Wiratama, menyaksikan penyerahan penghargaan Kejar Award 2022 kepada SDN 3 Sesetan sebagai Satuan Pendidikan Implementasi Kejar Terbaik Mitra Kerja Sama Bank BPD Bali, di Ruang Tamu Wali Kota Denpasar, Senin (29/8/2022).
Adapun penghargaan yang diserahkan berupa piagam dari OJK Pusat dan dana pembinaan sebesar Rp10 juta. Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) merupakan upaya OJK mendorong penguatan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa dengan menabung di perbankan.
SDN 3 Sesetan terpilih sebagai Satuan Pendidikan Implementasi Kejar Terbaik tahun ini berkat kegiatan bank sampah yang berlangsung konsisten di sekolah tersebut.
Berkat inovasi dan terobosan Bank BPD Bali, kegiatan tersebut dikemas dengan ekosistem digital yang memberi nilai tambah bagi para siswa dan sekolah melalui penerapan sistem Agen Laku Pandai (Agen MaiLaku Bank BPD Bali) dan Program SimPel.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan, permasalahan sampah paling mudah dicarikan solusinya di tingkat sekolah. Hal ini secara tidak langsung akan menggerakkan juga para orang tua siswa untuk ikut andil mendukung program memilah sampah dari hulu, sehingga nantinya akan mempermudah proses di hilirnya.
Dia juga mengatakan, perlu sinergi antara Disdikpora dan DLHK Kota Denpasar untuk nantinya berkolaborasi dengan Bank BPD Bali mengingat Bank BPD Bali sudah punya sekolah percontohan yang menang di ajang Kejar Award OJK 2022.
Menurut Jaya Negara, penanganan permasalahan sampah perlu disosialisasikan sejak usia sekolah, sehingga ke depannya anak-anak dapat menerapkan sejak dini untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, anak-anak juga dapat belajar berinvestasi dengan cara menabung di bank sampah. “Tentunya juga perlu ditambahkan program stimulus yang memotivasi para siswa untuk sadar lingkungan dan berkontribusi aktif dalam penanganan sampah ini,” katanya.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyampaikan siap berkolaborasi dalam mendukung program stimulus bagi anak didik di Kota Denpasar dalam rangka implementasi bank sampah dimaksud.
Dengan penerapan yang makin merata ke semua sekolah, didukung program stimulus tersebut, semoga tahun depan bisa mengantarkan Kota Denpasar sebagai Kota dengan Implementasi Kejar Terbaik se-Indonesia. “Harapan kami upaya ini dapat diikuti oleh seluruh kabupaten di Bali secara masif,” ujarnya.
Kepala SDN 3 Sesetan, Luh Purningsih, mengatakan bank sampah di sekolahnya sudah dirintis sejak tahun 2018. Saat ini pihaknya bekerja sama dengan Bank Sampah Bali Wastu Lestari untuk menampung sampah yang telah dipilah.
“Dukungan dari Bank BPD Bali mulai dari koordinasi awal, bimbingan teknis saat implementasi di lapangan, sosialisasi ke anak didik, termasuk solusi menggunakan gadget untuk hal positif memantau saldo tabungan sampah mereka,” katanya.
Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar juga memberikan rekening Simpanan Pelajar atau SimPel secara gratis kepada seluruh anak untuk menampung hasil penjualan sampahnya.
“Pola yang diterapkan kepada anak didik kami benar-benar bermanfaat, termasuk antusias dari para orang tua siswa juga dapat kami rasakan dalam program ini,” kata Purningsih. rap
























