Pemkot Denpasar Jajaki KPBU Dukung Revitalisasi dan Pembangunan Alat Penerangan Jalan

  • Whatsapp
WAWALI Arya Wibawa (kedua dari kiri) saat membuka Forum Konsultasi Publik Studi Pendahuluan Revitalisasi dan Pembangunan Alat Penerangan Jalan dengan skema KPBU di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (14/10/2021). foto: ist

DENPASAR – Pemkot Denpasar menjajaki Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) guna mendukung revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan. Tahapan kegiatan KPBU pun telah dimulai dengan pelaksanaan Forum Konsultasi Publik Studi Pendahuluan yang dibuka Wakil Wali Kota (Wawali) Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (14/10/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut baik secara daring maupun luring, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, Anggota DPRD Kota Denpasar serta pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Forum konsultasi publik kali ini menghadirkan dua orang narasumber yakni Fungsional Perencana Madya Direktorat Pengembangan Pendanaan Pembangunan Bappenas RI, Astu Gagono Kendarto dan Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma.

Dalam sambutanya, Wawali Arya Wibawa mengatakan, Denpasar sebagai Ibukota Provinsi Bali menjadi pusat berbagai kegiatan. Mulai dari Pemerintahan, Pusat Perdagangan, Kesehatan, Pendidikan dan lainya. Karenanya, Kota Denpasar terus berkembang dan bahkan menjadi kawasan Metro Denpasar.

“Kondisi ini tentu juga mengakibatkan pesatnya laju pembangunan sehingga perkembangan lalu lintas dan prasarana jaringan jalan terus meningkat, yang juga bermuara pada adanya permasalahan keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan,” jelasnya

Baca juga :  Isolasi Ketat Desa Abuan, Bangli, Gubernur Koster Minta Kebutuhan Logistik Dipenuhi

Lebih lanjut dikatakan, sebagai upaya menindaklanjuti permasalahan keamanan dan keselamatan lalu lintas, Pemkot Denpasar telah merancang solusi dengan peningkatan infrastruktur yang dimulai dengan revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan secara komprehensif di Kota Denpasar.

“Karenanya, Pemkot Denpasar mencoba alternatif pembiayaan, salah satunya dengan menjajaki kerjasama dengan pihak swasta melalui skema KPBU,” jelasnya.

Arya Wibawa meyakini bahwa skema pembiayaan ini menjadi solusi percepatan pembangunan infrastruktur guna memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

“Melalui penyelenggaraan konsultasi publik ini kami harapkan dapat tercipta diskusi dan pemikiran inovatif dari seluruh pemangku kepentingan sehingga rencana revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan di Kota Denpasar dapat terwujud sesuai dengan harapan kita bersama,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma mengatakan, Revitalisasi dan Pembangunan Alat Penerangan yang menggunakan skema pembiayaan KPBU ini sedianya direncanakan akan menyasar seluruh ruas jalan di Kota Denpasar. Baik itu jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kota di wilayah Kota Denpasar. Dimana, proyek tersebut dirancang penambahan serta perawatan lampu penerangan jalan yang sudah ada.

“Saat ini di Kota Denpasar terdapat 18.473 LPJU, jumlah tersebut belum termasuk 1.659 kebutuhan LPJU baru, sehingga pelayanan utama akan diprioritaskan pada ruas jalan yang belum memiliki LPJU atau APJ dan pengembangan difokuskan pada konsep smart technology,” pungkasnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.