Pelajar SMK PGRI 2 Dibekali Literasi Digital-Etika Bermedsos

SEKSI Humas Polres Gianyar melaksanakan pembinaan netizen dan sosialisasi literasi digital bagi siswa SMK PGRI 2 Gianyar, Senin (26/1/2026). Foto: ist
SEKSI Humas Polres Gianyar melaksanakan pembinaan netizen dan sosialisasi literasi digital bagi siswa SMK PGRI 2 Gianyar, Senin (26/1/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Seksi Humas Polres Gianyar melaksanakan pembinaan netizen dan sosialisasi literasi digital bagi siswa SMK PGRI 2 Gianyar, Senin (26/1/2026). Langkah ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar agar lebih cakap serta bijak dalam menggunakan media sosial, di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut dipimpin Ps. Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita. Kehadiran tim kepolisian disambut Kepala SMK PGRI 2 Gianyar, I Nyoman Budiana, bersama jajaran Satbinmas Polres Gianyar dan siswa kelas XII sebagai peserta utama.

Bacaan Lainnya

Budiana mengapresiasi inisiatif Polres Gianyar dalam memberi edukasi yang relevan dengan tantangan era digital saat ini. Dalam sesi sosialisasi, Ipda Gusti Ngurah Suardita memaparkan materi mengenai pentingnya sikap kritis saat menerima maupun menyebarkan informasi di jagat maya. Para siswa diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi tanpa kejelasan sumber.

“Kami mengimbau para siswa agar selalu menyaring dan mengecek kebenaran setiap informasi sebelum membagikannya, sehingga tidak ikut menyebarkan berita bohong atau konten yang berpotensi merugikan,” pesannya.

Edukasi ini juga menyentuh aspek hukum, terutama aturan dalam Undang-Undang ITE. Pelajar diharap fokus pada pendidikan, dan tidak sembarangan mengunggah konten yang dapat menyinggung atau menyudutkan pihak lain. “Gunakan media sosial secara bijak, dan hindari memposting konten yang menyudutkan pihak tertentu karena ada aturan hukum yang mengatur,” tambahnya.

Melengkapi materi literasi, Brigadir I Made Sinta Dewi dari Humas Polres Gianyar memberikan penjelasan mengenai perundungan (bullying) serta konsekuensi hukumnya. Sesi tanya-jawab yang berlangsung interaktif menutup rangkaian kegiatan, yang bertujuan menciptakan generasi muda cerdas dan bertanggung jawab di ruang digital tersebut. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses