PDIP Usung Raden Nuna Jadi Cabup KLU 2024

KETUA DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat (kanan), saat bersama Raden Nuna Abriadi. Foto: ist

MATARAM – DPD PDIP NTB memutuskan akan mengusung anggota DPRD NTB Dapil Lobar-KLU, Raden Nuna Abriadi, sebagai calon Bupati (cabup) KLU pada Pemilu 2024.

Pemilihan Nuna diutarakan Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat, saat aksi kemanusiaan membantu rehab rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk 29 KK di Desa Sokong dan Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara (KLU), di kantor DPC PDIP KLU, Senin (12/12/2022).

Read More

Rachmat menegaskan dukungan mengusung Nuna Abriadi karena kesal atas ketidakhadiran Dinas Sosial KLU dalam acara serah terima buku tabungan Bank Mandiri untuk program Rutilahu, yang bersumber dari program Aspirasi Komisi 8.

“Nah begini dah kalau kita tidak punya Bupati. Maka, Bismillah kita akan mencalonkan Raden Nuna Abriadi sebagai calon Bupati KLU 2024,” seru anggota Fraksi PDIP DPR RI itu.

Menurut dia, jika Raden Nuna maju pada Pilkada KLU 2024 ditakdirkan memenangi konstestasi, hal itu akan memudahkan PDIP dalam memajukan daerah. “Yang utama, kehadiran kader PDIP memimpin akan bisa menyejahterakan warga KLU menjadi lebih baik,” lugasnya.

Raden Nuna Abriadi mendaku bakal pensiun dari legislatif. Dia tidak akan kembali mencalonkan diri pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, dan fokus mempersiapkan diri dalam pencalonan Pilkada KLU 2024. “Saya tidak maju di Pileg lagi,” ujar Nuna beberapa hari lalu.

Dia menguraikan, jika dicalonkan pada Pilkada 2024, maka kader harus siap tidak dicalonkan lagi di Pileg 2024. Pileg dan Pilkada dengan jarak mepet itu, memaksa kader harus memilih apakah ikut bertarung di Pileg atau Pilkada.

Nuna memastikan akan tegak lurus dengan instruksi partai untuk maju Pilkada KLU. Sebagai kader tulen, apa pun perintah partai dia harus siap. Termasuk perintah agar memperluas pengabdian di eksekutif dengan menjadi kepala daerah. Dia juga mulai aktif sosialisasi dan menyampaikan niat pencalonan pada Pilkada KLU 2024, terutama kepada konstituen dan masyarakat luas.

“Saya sejak dilantik, sudah jadi kebiasaan turun bersama rakyat. Maka jika saya ditugasi oleh partai untuk sosialisasi pencalonan, tentu tinggal melanjutkan yang sudah saya lakukan” paparnya.

Terlepas apakah benar maju atau tidak di Pilkada, Nuna menjamin tetap rutin turun ke masyarakat, bertemu dengan berbagai kelompok masyarakat di KLU. Makanya dia mengklaim sangat memahami apa yang menjadi aspirasi masyarakat Gumi Tioq Tata Tunaq itu.

Selain sosialisasi ke masyarakat, perangkat kepartaian di KLU juga akan diperkuat dari level kabupaten hingga ke level pengurus tingkat desa dan dusun. Dengan demikian, diharapkan, mesin partai bisa bergerak efektif dan maksimal bagi pemenangan di Pileg dan Pilkada 2024. “Ini akan jadi ujungtombak kita,” tandasnya. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.