Pasar Loka Crana Jadi Mal Pelayanan Publik

PEMKAB Bangli berencana menata Pasar Loka Crana menjadi Mal Pelayanan Publik. Foto: ist

BANGLI – Menindaklanjuti rencana Pemkab Bangli menata Pasar Loka Crana menjadi Mal Pelayanan Publik, Komisi II DPRD Bangli dipimpin Wakil Ketua DPRD, I Komang Carles, didampingi anggota Jero Tindih menggelar rapat kerja dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bangli, belum lama.

Hasilnya, proyek revitalisasi Pasar Kayuambua dan Pasar Singamandawa dilaksanakan Dinas PUPR Perkim; sedangkan Disperindag hanya menyediakan tempat relokasi pedagang.

Bacaan Lainnya

”Relokasi pedagang dilakukan sehubungan rencana penataan sekitar sepertiga bangunan Pasar Loka Crana untuk Mal Pelayanan Publik, sisanya masih difungsikan sebagai pasar,” kata Kadisperindag Bangli, I Wayan Gunawan, Jumat (8/4/2022).

Lebih lanjut disampaikan, Mal Pelayanan Publik akan mengakomodir tiga OPD yakni Disperindag, Dinas Dukcapil, dan Dinas Perizinan. Di dalamnya juga akan disediakan ruang rapat berkapasitas 50 orang, dan OPD lain juga bisa menggunakannya, terutama bagi OPD yang menerima kunjungan dari daerah lain.

Ini juga kehendak Ketua Dekranasda Bangli untuk menyediakan tempat bagi UKM khas Bangli seluas 18 x 8, termasuk enam stan kuliner dan 66 kios suvenir.

”Sehabis rapat, peserta diarahkan untuk mengunjungi stan kuliner maupun produk UKM khas Bangli,” urainya sembari berujar seluruh pedagang kain yang direlokasi akan menempati tempat yang disediakan.

Baca juga :  Jagung Urab Dilirik Jadi Menu Pembuka, Pemkab Gianyar Berdayakan Kuliner Lokal Desa

Komang Carles yang dimintai tanggapan atas raker tersebut menambahkan, dari pemaparan Disperindag, legislatif ingin mengetahui sejauh mana progres pelaksanaannya.

Sebab, legislatif sudah menyetujui anggaran kegiatannya. “Namun, kami ingin tahu apakah ada pedagang yang protes saat direlokasi, pihak Disperindag bilang tidak ada masalah,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.