Pancamain, Membumikan Pancasila Lewat Permainan Tradisional

DEPUTI Pengendalian dan Evaluasi melalui Kepala Subdirektorat Pengendalian III BPIP, Leo Efriansa, mengunjungi perajin di Gianyar. Foto: ist
DEPUTI Pengendalian dan Evaluasi melalui Kepala Subdirektorat Pengendalian III BPIP, Leo Efriansa, mengunjungi perajin di Gianyar. Foto: ist

GIANYAR – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berupaya menumbuhkan kembali kesadaran terhadap nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Salah satunya melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia dengan konsep Pancamain Indonesia. Hal itu diungkapkan Deputi Pengendalian dan Evaluasi melalui Kepala Subdirektorat Pengendalian III BPIP, Leo Efriansa; bersama Ketua KPOTI Pusat, Zaini Alif , saat kunjungan ke Gianyar Bali, Kamis (3/12/2020).

Leo berkata, Panca Main Indonesia adalah sarana pembelajaran Pancasila melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia yang telah diluncurkan pada 20 November 2020 di Perpustakaaan Nasional RI. ‘’Konsep Pancamain Indonesia tahun 2020 terdiri dari Pancagasing, Papancakan, Bola  Lima, Catur Teuku Umar dan Balap Jajar,’’ jelasnya.

Read More

Kabupaten Gianyar, kata dia, merupakan salah satu daerah yang direkomendasikan sebagai sentra produksi Pancamain Indonesia. ‘’Kabupaten Gianyar kita rekomendasikan sebagai salah satu daerah untuk sentra produksi Pandangan Indonesia,’’ ujarnya.

Setelah melakukan kunjungan ke perajin permainan tradisional Bali, Tim BPIP memiliki agenda audiensi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bali dan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional (KPOTI) Provinsi Bali. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.