Ogah Tes Cepat Corona, PPDP Dilarang Coklit Warga

  • Whatsapp
KETUA KPU Badung, I Wayan Semara Cipta (tengah) saat mendampingi PPDP melakukan coklit ke rumah warga, Rabu (15/7/2020). Foto: Ist
KETUA KPU Badung, I Wayan Semara Cipta (tengah) saat mendampingi PPDP melakukan coklit ke rumah warga, Rabu (15/7/2020). Foto: Ist

MANGUPURA – Dimulainya tahapan pencocokkan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh jajaran PPDP wajib didahului dengan menjalani tes cepat (rapid test) Corona. Jika ada PPDP yang ogah mengikuti tes cepat dengan segala alasannya, dia dilarang bertugas ke lapangan. “Arahan Pak Ketua KPU Bali saat rapat daring, bagi PPDP yang belum rapid test agar sementara tidak bertugas dulu,” kata Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, Kamis (16/7/2020).

Dia mengakui belum semua PPDP mengikuti tes cepat. Namun, dia tidak merinci jumlah dan apa alasan sesungguhnya jajaran badan ad hoc itu belum menjalani tes cepat. “Belum semua, khususnya yang di Kuta dan Legian. Makanya yang belum akan rapid test dulu sebelum bertugas,” jawab komisioner kalem tersebut.

Bacaan Lainnya

Karena tahapan coklit serentak dimulai tanggal 18 Juli mendatang, dia mendaku akan berusaha dan mengupayakan semua PPDP di Badung sudah menjalani tes cepat. Ketika masih saja ada yang membandel ogah ikut tes cepat, dia kembali menegaskan salah satu syarat menjadi PPDP adalah bersedia diperiksa kesehatan, antara lain dengan tes cepat.

“Bila hasilnya reaktif, maka akan diganti dan diusulkan kembali. Kemudian bila ada yang berhalangan tetap, maka tugas PPDP akan diambil alih oleh PPS. Demikian polanya,” tegasnya.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara ‘Nyekah’ dan ‘Mapetik’ Massal di Desa Adat Pelaga

Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, yang dimintai tanggapan di kesempatan terpisah, membenarkan pernyataan Semara Cipta. Kata dia, sebelum tes cepat jangan turun ke lapangan. “Kami ingin menjamin masyarakat tidak terkontaminasi. Saya tegas saja, bagi yang tidak mau langsung diganti,” serunya.

Sebelumnya, memastikan tahapan itu berjalan baik, Semara Cipta bersama anggota IGKG Ketut Yusa Arsana Putra melakukan monitoring, Rabu (15/7/2020). Salah satunya di Kecamatan Mengwi. Coklit serentak ke rumah-rumah warga itu, karena di masa pandemi Corona, tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penyelenggara dilengkapi alat pelindung diri (APD) yakni pelindung muka, masker, sarung tangan, dan penyanitasi tangan.

Untuk diketahui, ada total 1.069 PPDP yang tersebar di Kabupaten Badung. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2020 ini.

Kepada masyarakat, Semara Cipta mengajak memastikan diri terdaftar sebagai pemilih. Jika belum terdaftar, masyarakat dapat melapor ke petugas di tingkat desa/kelurahan, atau ke PPDP yang bertugas mulai 15 Juli sampai 13 Agustus nanti. “Bila ada data pemilih yang tidak benar atau tidak akurat, itu akan diperbaiki,” jelasnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.