POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Seluruh siswa baru dan para guru SD Negeri 3 Lodtunduh, Desa Lodtunduh, Ubud, diwajibkan membawa tumbler dan bekal makanan dari rumah, selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini sebagai langkah nyata mengurangi sampah plastik.
Kebijakan ini disampaikan Kepala SDN 3 Lodtunduh, Ni Luh Artini, saat sosialisasi MPLS sekaligus pendaftaran ulang bagi siswa baru kelas I yang digelar, Sabtu (12/7/2025) di lingkungan sekolah setempat. Dalam kegiatan tersebut, orang ltua dan wali murid mendapat penjelasan teknis pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2025/2026.
Menurut Artini, MPLS tahun ini berlangsung lebih singkat. Jika sebelumnya dilaksanakan selama dua minggu, kini hanya dilaksanakan selama lima hari. Meski demikian, pemangkasan waktu tidak mengurangi esensi dan tujuan dari pelaksanaan MPLS itu sendiri.
‘’MPLS tetap mengacu pada panduan dari Dinas Pendidikan. Tema yang kami angkat adalah ‘MPLS Ramah Anak’. Ini merupakan kegiatan awal yang penting bagi siswa baru untuk mengenal warga sekolah, kurikulum, serta lingkungan belajar mereka,’’ ujar Artini.
MPLS di SDN 3 Lodtunduh akan berlangsung selama lima hari, dimulai Senin (21/7/2025) hingga Jumat (25/7/2025). Siswa akan masuk mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita. Selama MPLS, siswa kelas I diimbau tetap mengenakan seragam Taman Kanak-kanak (TK) sesuai hari terakhir mereka di jenjang sebelumnya.
Dia juga menakankan kepada orangtua, selain tumbler untuk minuman, siswa dibiasakan membawa bekal sehat dari rumah. Guru pun memberi contoh dengan membawa bekal dan tumbler sendiri. “Ini bagian dari pembentukan karakter disiplin dan peduli lingkungan sejak dini,” tegasnya didampingi guru kelas I, Ni Putu Erningsih.
Dia berharap peran aktif orangtua dalam mendampingi dan memantau anak selama masa transisi ini, agar anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah dasar yang baru. adi






















