Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Perairan Pantai Geger

  • Whatsapp
TIM SAR mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan mengapung di Perairan Pantai Geger, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Minggu (6/12/2020). Foto: ist
TIM SAR mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan mengapung di Perairan Pantai Geger, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Minggu (6/12/2020). Foto: ist

MANGUPURA – Sesosok jenazah ditemukan mengapung di Perairan Pantai Geger, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Minggu (6/12/2020). Awalnya tubuh tanpa identitas tersebut ditemukan oleh Bapak Dira saat memancing sekitar pukul 14.00 Wita, namun ia tak berani memgambil jenazah yang sudah mengeluarkan bau menyengat, karena terlalu berisiko. Selanjutnya ia berinisitif meminta bantuan dengan tetap mengawasi pergerakan jenazah itu.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) setelah menerima laporan, segera memberangkatkan tim rescue menuju Pelabuhan Benoa untuk selanjutnya melakukan pencarian menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat). ‘’Tadi pukul 15.15 Wita tim lepas sandar dari dermaga KN SAR Arjuna 229 di Pelabuhan Benoa  menuju titik penemuan,’’ ungkap Gede Darmada, S.E., M.AP., Kepala Kantor Basarnas Bali.

Bacaan Lainnya

Setibanya di lokasi, jenazah Mr X dievakuasi, lalu dibawa ke RS Sanglah sekitar pukul 16.15 Wita menggunakan ambulans BPBD Provinsi Bali. Darmada mengapresiasi niat baik dari nelayan yang mau melaporkan dan tidak meninggalkan jenazah yang terapung-apung.

‘’Kami sangat terbantu dengan inisiatif dari Bapak Dira yang tidak meninggalkan jenazah mengambang tersebut, karena sangat membantu dalam pencarian,’’ tutur Darmada.

Dalam keterangannya, ia juga berpesan kepada para nelayan yang menemui kejadian serupa, agar jangan takut melaporkan kepada tim SAR.

Baca juga :  IGN Jaya Negara Terharu Empati Warga

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan  5 personel dari Kantor Basarnas Bali, 2 personel BPBD Provinsi Bali, BPBD Badung, Balawista serta nelayan setempat. rls/tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.