Luncurkan Beras C-PAR di Canggu, Ketua DPRD Badung Janjikan Lima Jaminan Sosial ke Petani

KETUA DPRD Badung, Putu Parwata (kiri pegang beras) saat meluncurkan beras C-PAR di Canggu, Minggu (8/5/2022). Foto: ist

MANGUPURA – Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata, meluncurkan beras C-PAR di Desa Canggu, Minggu (8/5/2022). Peluncuran beras C-PAR tersebut merupakan hasil kerja kerasnya bersama para petani di Desa Canggu untuk memperoleh hasil produksi padi dengan kualitas baik dan harganya pun dibandrol dengan nilai yang kompetitif. Ini bertujuan agar masyarakat bisa menikmati beras kualitas bagus dengan harga murah di pasaran.

Parwata mengatakan, peluncuran beras C-PAR ini adalah bagian dari komitmennya memajukan pertanian di Badung. Sesuai visi dan misi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Pemerintah Kabupaten Badung, salah satunya berdaulat di bidang pangan.

Bacaan Lainnya

“Kami mulai dulu dari Subak Uma Desa Canggu. Jadi Subak Uma Desa ini adalah salah satu percontohan yang kita ambil di Kuta Utara, dan nanti ada lagi di subak yang lain di Kabupaten Badung. Padi dari C-PAR ini mengambil objek pekaseh yang ada di Subak Uma Desa Canggu dengan luas sawah 78 hektar,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, hasil panen gabah yang sudah di demplot dengan pupuk green Parwata ini dibeli oleh PT Padi Alam Semesta (PAS) serta diolah untuk dijadikan beras C-PAR. Setelah menjadi beras, dikembalikan lagi untuk masyarakat.

Baca juga :  IMI akan Bawa Asian Le Mans ke Indonesia

‘’Dengan menggunakan pupuk green parwata, produksi petani di sini meningkat hampir 80 sampai 100 persen. Gabahnya kita beli melalui PT PAS. Berasnya kita berikan ke masyarakat dengan harga yang kompetitif bahkan di bawah harga Bulog, namun kualitasnya kita jamin beras ini baik,’’ terangnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini berjanji akan memberikan lima jaminan sosial yakni jaminan kesehatan, jaminan hari tua, jaminan kematian, jaminan beasiswa, dan jaminan kecelakaan kerja.

Lima jaminan sosial tersebut kata Parwata, akan dibayarkan oleh PT PAS, sehingga petani tidak ragu-ragu jika ada kecelakaan kerja, ada yang sakit, anaknya sekolah kemudian hari tua, dan kematian semuanya ditanggung karena petani menjadi stakeholder dari PT PAS.

‘’PT PAS inilah yang menjamin petani itu termasuk gagal panen mereka. Nah ini desain yang akan kita buat untuk membangkitkan petani. Sehingga petani bangkit masyarakat bisa sejahtera. Nah ini salah satu model yang kami berikan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa akan memberikan jalan yang baik karena niatan baik kita untuk membantu petani,’’ ujarnya menandaskan. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.