GIANYAR – Tanah di sebelah barat pasar Tampaksiring sekarang merupakan satu satu solusi tempat pembangunan Pasar Rakyat Tampaksiring. Selain strategis, lahannya juga cukup luas. Penilaian itu diungkapkan Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, Minggu (9/10/2022).
Lebih jauh diutarakan, lahan itu milik Banjar Adat Buruan, Tampaksiring dengan luas sekitar 20 are. Lokasi tepatnya di seputaran Pura Melanting. “Lokasinya sebelah barat jalan, tempatnya sangat strategis, mudah dijangkau. Juga merupakan jalur ke Pura Tirta Empul,” jelasnya.
Hanya, kalau lokasi itu digunakan untuk pembangunan pasar, pemerintah perlu melakukan kerjasama atau mengontrak tanah milik banjar adat tersebut.
Bagaimana bentuk kerjasamanya, harus sesuai dengan perundang-undangan dan perlu kajian dari dinas terkait. Pasarnya dibangun bertingkat, bisa saja dibangun tingkat 3 dan ditambah basement (rubanah).
Dengan demikian, imbuh politisi PDIP itu, Tampaksiring akan memiliki pasar yang cukup megah. Hal ini dipandang akan berdampak pada penataan Kota Kecamatan Tampaksiring
Pasar juga bisa menjadi destinasi wisata baru, dan wisatawan yang berkunjung ke Tirta Empul akan berkunjung ke pasar tersebut.
Mengenai lokasi pasar sekarang yang sebelah timur, dia melihat bisa digunakan untuk parkir atau taman. “Kalau dibuat taman, maka Tampaksiring akan nampak semakin asri dan tidak kumuh,” tandasnya. adi























