Kualitas Pendidikan di Klungkung Belum Merata, 12 Persen Anak Desa Tidak Masuk PAUD

BUPATI Suwirta menjadi Inspektur Upacara pada apel Senin (23/5/2022) pagi di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung. Foto: ist

KLUNGKUNG – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung serta sekolah-sekolah didorong lebih berinovasi dalam upaya mewujudkan kesetaraan kualitas pendidikan.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, saat menjadi Inspektur Upacara pada apel Senin (23/5/2022) pagi di Disdikpora Klungkung. Bupati menilai Disdikpora ibarat sebuah rumah yang memiliki tugas khusus.

Bacaan Lainnya

“Seluruh isi rumah ini harus bersatu padu dan solid, dalam upaya mencetak SDM yang berkualitas untuk pembangunan. Sebab, rumah pendidikan ini merupakan pondasi dalam pembangunan karakter SDM,” pesannya.

Lebih jauh diungkapkan, selama ini koordinasi dan pendelegasian ke pelosok-pelosok belum berjalan baik, sehingga terjadi ketimpangan kualitas pendidikan. Berbagai lomba yang diselenggarakan secara daring belakangan ini, ulasnya, ternyata belum diikuti secara merata oleh sekolah-sekolah di pelosok kabupaten.

Ini menandakan kualitas pendidikan yang belum merata. Hal ini karena pendelegasian ke pelosok-pelosok belum berjalan baik. ”Untuk itu, baik dinas dan sekolah, agar berinovasi dalam mewujudkan kesetaraan,” instruksinya.

Kepada Bidang Pembinaan PAUD, Suwirta mengingatkan untuk selalu memantau sejauh mana capaian anak-anak masuk TK. Karena angka partisipasi anak-anak di desa masuk PAUD setelah Program 1 Desa 1 TK Negeri baru mencapai 82 persen, 12 persen sisanya harus dicari dan dipertanyakan kenapa tidak masuk PAUD.

Baca juga :  14 Tahun Gerindra, Selalu Hadir Atasi Masalah Warga NTB

Suwirta berujar akan melakukan uji coba melengkapi satu TK/PAUD dengan mobil shuttle. “Dengan demikian diharapkan akan meningkatkan jumlah partisipasi anak masuk TK/PAUD di desa. Mobil shuttle ini akan dilengkapi dengan tivi yang menayangkan film edukasi selama antar-jemput,” tutupnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.