SUNCHEON – Indonesia meloloskan lima wakilnya di babak semifinal Turnamen Bulutangkis super 500 Korea Open 2022, bahkan sudah memastikan mendapat satu tempat pada babak final nomor ganda putra setelah melewati babak perempatfinal di Palma Stadium, Suncheon, Korea Selatan, Jumat (8/4/2022).
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi wakil pertama ganda putra Indonesia yang melaju ke babak empat besar (semifinal) berkat kemenangan mereka atas wakil tuan rumah Choi Solgyu/Kim Wonho 21-17, 21-13. Pada babak semifinal Sabtu (9/4/2022), unggulan kedua itu akan menantang kembali wakil Korea Selatan, Kang Minhyuk/Seo Seungjae, Sabtu
Kemenangan Ahsan/Hendra diikuti kompatriotnya unggulan keempat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mengalahkan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, 21-19, 22-20.
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana menjadi wakil terakhir Indonesia yang memastikan tempat di semifinal setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah Yong Jin/Na Sung Seung.
Fikri/Bagas selanjutnya bakal berhadapan dengan Fajar/Rian pada semifinal yang sekaligus memastikan satu tiket final ganda putra Korea Open 2022 yang akan berlangsung pada Minggu (9/4/2022).
Selain tiga ganda putra, Indonesia juga mengirimkan dua wakil lainnya ke babak semifinal pada nomor tunggal putra melalui Jonatan ”Jojo” Christie dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dari sektor ganda campuran.
Pada semifinal, Jonatan sudah dinanti wakil India Kidambi Srikanth, sementara Rinov/Pitha akan menantang Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dari Malaysia.
“Besok kami mau main nyaman saja dan tanpa beban, yang penting maksimal mengeluarkan seluruh kemampuan,” ujar Bagas terkait pertarungannya melawam seniornya, Fajar/Rian.
Sementara, Fajar/Rian akan mewaspadai aksi juniornya yang sedang menanjak dan sempat menjuarai All England 2022 bulan lalu. Menurut pasangan unggulan keempat itu, faktor kunci kemenangan di babak empat besar besok akan ditentukan oleh siapa yang paling siap.
“Bertemu Bagas/Fikri kami harus waspada karena mereka sedang naik treknya. Mereka juga tengah percaya diri setelah menjuarai All England. Tapi kami juga sudah saling tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing. Untuk besok siapa yang siap itu yang akan menang,” ujar Fajar, dikutip posmerdeka.com dari antaranews.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur diberikan kemenangan. Tadi lawan bermain cukup baik, sehingga membuat kami kesulitan untuk mendapatkan poin,” kata Fikri .
“Permainan kami sudah lumayan enak, hanya memang masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Jadi tadi poin sudah unggul, sempat mepet lagi,” kata Bagas menambahkan.
Pada sektor ganda putra ajang BWF Super 500 itu, Indonesia juga berpotensi menciptakan All Indonesia Final, jika pasangan peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bisa mengatasi pasangan tuan rumah Kang Minhyuk/Seo Seung Jae. yes
























