KONI Gianyar Gelar Bimtek, Ketua Cabor Jangan Sibuk Urus Keuangan

BIMBINGAN teknis pengadministrasian tentang usulan proposal dan laporan pertanggungjawaban proposal cabang olahraga (cabor) anggota KONI Gianyar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Setelah memberi pelatihan kepada pelatih, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gianyar memberi bimbingan teknis (bimtek) pengadministrasian tentang usulan proposal dan laporan pertanggungjawaban proposal cabang olahraga (cabor) kepada para bendahara cabor, Senin (15/5/2023).

Mewakili Ketua Panitia, Dewa Made Suyana mengatakan, tujuan dilaksanakan bimtek guna meningkatkan kualitas SDM, pengurus cabor di lingkungan KONI Gianyar, khususnya para bendahara dalam pengadministrasian keuangan. Pula menumbuhkembangkan paradigma baru dalam mengelola dana hibah yang diterima KONI Gianyar, agar dapat dikelola secara transparan dan akuntabel.

Bacaan Lainnya

“Agar tersedia SDM yang tangguh dan unggul dalam mengelola keuangan untuk menumbuhkan kepercayaan pimpinan daerah. Perlu disadari, dana yang diterima KONI Gianyar bersumber dari APBD, karena itu pemberlakuannya harus sejalan dengan ketentuan yang berlaku,” paparnya.

Suyana menegaskan, prestasi tidak bisa tercapai tanpa ada dana. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan pengelolaan dana yang dihibahkan ke KONI Gianyar. Pengelolaan dana yang dihibahkan pemerintah ke KONI harus dikelola dengan baik, guna menumbuhkan kepercayaan terhadap pimpinan daerah.

Sekretaris Umum KONI Gianyar, I Wayan Latra, sepakat pentingnya bimtek pengadministrasian keuangan sebagai upaya peningkatan SDM dalam mengelola keuangan cabor. Bimtek kali ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan SDM pengurus cabor dalam bidang tata kelola keuangan.

“Saya berharap masalah keuangan KONI bisa dikelola secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan keuangan yang akuntabel akan menjadi sangat penting bagi pembangunan olahraga di Gianyar,” pesannya.

Dengan tata kelola keuangan yang baik, Latra yakin akan dapat meningkatkan prestasi keolahragaan di Gianyar. Dengan begitu ketua cabor dapat fokus dalam program pembinaan atlet bersama pelatih, tanpa diganggu urusan pembuatan laporan keuangan.

Karena itu, urusan tata kelola keuangan di masing-masing cabor harus ditangani bendahara, mengingat kompleksnya permasalahan keuangan. Juga sering terjadi perubahan ketentuan yang mengatur tata kelola keuangan.
Latra juga meminta para ketua cabor menata organisasi dan memfungsikannya dengan baik.

“Melalui kesempatan baik ini, saya minta kepada ketua cabor mulailah menata struktur organisasi di masing-masing cabor. Kalau sudah ditetapkan, fungsikan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Jangan ada lagi ketua pengurus cabor sibuk sendiri mengurus keuangan, sehingga tidak sempat menyusun program untuk peningkatan prestasi atlet,” ajaknya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses