Komitmen Penyetaraan Gender, Jembrana Raih APE Kategori Madya dari Kementerian PPPA

  • Whatsapp
BUPATI tamba dan Wabup IPat saat menerima menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Madya dari Kementerian Kementerian PPPA. Foto: ist

JEMBARANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Madya dari Kementerian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Penghargaan bagi kepala daerah yang memiliki komitmen besar dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender diterima Bupati Jembrana, I Nengah Tamba; bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Kamis (30/9/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Tamba didampingi Sekda I Made Budiasa; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & PAPPKB, Ni Kade Ari Sugianti, mengatakan, penghargaan ini sebagai bukti komitmen daerahnya dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

‘’Hal itu selaras dengan visi misi kepemimpinan mewujudkan masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana. Serta pada Misi Jnana Kerti melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing mencakup program pemberdayaan wanita,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, Tamba mengatakan, saat ini Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jembrana cukup tinggi sebesar 93,52 persen. Sementara persentase partisipasi perempuan di partai politik sebesar 20 Persen. Dari total 35 jumlah anggota DPRD Jembrana, tujuh orang merupakan perempuan. Selain itu, Jembrana juga sudah memiliki Perda No. 7 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pengarusutamaan Gender.

‘’Terima kasih kepada Kementerian atas penghargaan kepada Kabupaten Jembrana, wujud komitmen kami akan pengarusutamaan gender. Ini berkat kerja keras seluruh OPD sekaligus motivasi mewujudkan serangkaian program yang adil bagi perempuan, laki-laki, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” jelasnya.

Baca juga :  MK Paparkan Mekanisme Perselisihan Hasil Pilkada

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & PAPPKB, Ni Kade Ari Sugianti, menambahkan, tujuan akhir dari APE adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahapan penilaian diawali pemeriksaan administrasi serta verifikasi lapangan oleh kementerian melalui zoom meeting.

“Pada tahapan ini dihadiri langsung oleh Bapak Bupati dan Ketua DPRD Jembrana didampingi Ketua Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) serta Ketua Tim penggerak PKK Jembrana. Termasuk pemaparan langsung terkait anggaran yang responsif gender di Kabupaten Jembrana,” jelasnya.

APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran kepala daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender. Selain itu, bagaimana upaya dan strategi yang diterapkan mendukung pengarusutamaan gender tersebut. ‘’Implementasinya mencakup komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya, data, alat analisis, dan partisipasi masyarakat,” pungkas Ari Sugianti. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.