Kerugian Bencana di Karangasem Tembus Rp1,7 Miliar

ANGIN kencang yang melanda Karangasem mengakibatkan dua pelinggih rong dua dan padma rusak parah di Desa Tista setelah tertimpa pohon kelapa. Penyengkernya juga rusak sepanjang enam meter. Foto: ist

KARANGASEM – Akibat dilanda angin kencang, beberapa pelinggih dan warung di Karangasem mengalami kerusakan. Selain itu, pohon tumbang juga menimpa akses jalan dan kabel milik PLN. Masyarakat diimbau selalu waspada, mengingat angin kencang masih terus terjadi sampai saat ini.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karangasem, I Putu Eka Putra Tirtana, menyebut sejak Senin (13/2/2023) dini hari bencana pohon tumbang terus terjadi di beberapa wilayah di Karangasem akibat angin kencang.

Read More

Di Desa Tista, dua pelinggih rong dua dan padma rusak parah setelah tertimpa pohon kelapa, penyengkernya juga rusak sepanjang enam meter. “Pemilik mengalami kerugian hingga Rp20 juta,” katanya.

Selain menimpa pelinggih, satu warung di Desa Sengkidu juga rusak setelah tertimpa pohon perindang jalan. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material akibat kerusakan atap ditaksir mencapai Rp5 juta.

Pohon tumbang juga menimpa beberapa akses jalan dan kabel milik PLN, hingga membuat sedikit kemacetan. Kabar baiknya, saat ini situasinya berhasil ditangani personel BPBD Karangasem.

Selanjutnya, tanah longsor juga terjadi di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu yang mengakibatkan satu rumah milik I Wayan Sardi terkena material longsor di bagian belakang. Dua unit sepeda motornya juga terkena material longsoran hingga menimbulkan kerusakan minor.

“Saat ini personel sedang menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan penanganan bersama dengan masyarakat. Semoga material longsoran bisa cepat disingkirkan,” sambungnya.

Lebih jauh dipaparkan, sejak awal tahun 2023 sampai saat ini sudah ada 297 kali bencana berupa tanah longsor, pohon tumbang dan yang lainnya. Semua bencana tersebar merata di seluruh kecamatan yang ada di Karangasem, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.

“Mengingat sampai saat ini cuaca ekstrem masih melanda, seluruh masyarakat kami imbau untuk selalu waspada,” pesannya mengingatkan. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.