POSMERDEKA.COM, BULELENG – Polres Buleleng masih mendalami kasus tersebarnya video bugil siswi SMP di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Setelah berhasil kantongi video bugil berdurasi beberapa detik itu, polisi akan segera membawa ke Labfor Polda Bali untuk pencocokan identitas.
“Wajah siswi yang ada di video itu samar, sehingga kami harus mengirimnya ke Labfor Polda Bali untuk meyakinkan, apakah orang yang ada di video itu benar siswi ini atau bukan,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi, ditemui Kamis (25/5/2023).
Pihak kepolisian sempat kesulitan untuk mendapatkan video bugil tersebut. Sebab orangtua siswi itu enggan memperlihatkan video tersebut kepada polisi karena takut akan semakin menyebar. Bahkan, terduga pelaku berinisial W (16) yang menyebarkan video itu juga telah menghapus video tersebut dari ponselnya.
“Setelah melakukan pendekatan dengan orangtua siswi itu, akhirnya video berhasil dikantongi penyidik. Kita masih dalami, kami menunggu hasil Labfor Polda Bali,” kata AKP Picha Armedi.
Kasus ini mencuat saat orang tua korban melapor pada Senin (15/5/2023) lalu ke Polsek Banjar. Dalam laporannya, sang ayah menyebut jika anaknya terpaksa membuat video bugil lantaran diancam oleh pelaku. Saat itu, terduga pelaku sempat mengirimkan pesan suara yang menyebut akan membunuh sang ayah apabila tidak mengirimkan video bugil.
Atas ancaman tersebut, korban pun takut sehingga mau menuruti permintaan pelaku. Video bugil yang dikirim oleh korban itu pun kemudian disebarkan oleh pelaku. Hingga akhirnya keluarga korban mengetahui dan melapor ke pihak kepolisian.
“Kami belum bisa memastikan, apakah terduga pelaku benar memberikan ancaman. Karena semua chat sudah terhapus. Ponsel W dan siswi itu nanti akan kami bawa juga ke Labfor untuk diperiksa,” pungkas AKP Picha. edy
























