Kabar Baik! 56 Pasien Corona di Denpasar Sembuh

  • Whatsapp
I Dewa Gede Rai. Foto: ist
I Dewa Gede Rai. Foto: ist

DENPASAR – Kabar baik penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami penambahan yang signifikan. Pada Senin (12/10/2020) tercatat sebanyak 56 orang pasien Corona dinyatakan sembuh. Dengan angka ini, persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Denpasar meningkat menjadi 90,46 persen.

“Namun demikian, kasus positif Covid-19 diketahui bertambah sebanyak 37 orang yang tersebar di 13 wilayah desa/kelurahan dan 1 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (12/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dewa Rai memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar yakni, secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.829 orang. Dari angka itu, jumlah pasien sembuh mencapai 2.559 orang (90,46 persen), meninggal dunia 62 orang (2,19 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 208 orang (7,35 persen).

Lebih lanjut dia menyampaikan, Kelurahan Pedungan mencatatkan penambahan tertinggi dengan 8 kasus positif baru. Disusul Kelurahan Sesetan dan Panjer yang mencatatkan penambahan 5 kasus positif. Desa Padangsambian Kaja mencatatkan penambahan 4 orang, Kelurahan Pemecutan mencatatkan penambahan 3 orang. Desa Peguyangan Kangin, Kelurahan Padangsambian, Desa Sidakarya, dan Desa Tegal Kertha mencatatkan penambahan 2 orang positif. Sementara 4 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Berpesan Jaga Kebersihan Irigasi dan JUT

Adapun kasus meninggal dunia yakni berasal dari Desa Sanur Kauh. Seorang pasien laki-laki berusia 48 tahun dinyatakan positif Covid-19 pada 5 Oktober 2020 lalu. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, pasien ini meninggal dunia pada 11 Oktober dengan penyakit penyerta atau komorbid diabetes melitus dan hipertensi.

Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar sepekan ini masih fluktuatif, klaster keluarga mendominasi pola penyebaran. GTPP pun mengajak kewaspadaan dan kedisiplinan ditingkatkan dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak tetap. “Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah,” ujar Dewa Rai. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.