KLUNGKUNG – Pembangunan irigasi air tanah dangkal di Subak Telaga, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung dinilai mampu meningkatkan ketersediaan air irigasi di lahan pertanian seluas 47 hektar.
Ketersediaan air dimaksud terutama di lahan kering dan tadah hujan, sebagai upaya meningkatkan produktivitas usaha tani. Irigasi ini dibangun dengan menyerap anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Klungkung tahun 2021 senilai Rp134,64 juta.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Klungkung, IB Gede Juanida; di hadapan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat meresmikan irigasi air tanah dangkal di Subak Telaga, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, Sabtu (15/1/2022).
Juanida memaparkan, selama ini lahan Subak Telaga sering mengalami kekurangan air terutama di musim kemarau. Baik itu dalam kegiatan usaha tani maupun kegiatan bidang tanaman pangan.
“Di lokasi Subak Telaga terdapat potensi sumber air tanah dangkal yang baik, dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Dengan adanya irigasi tanah dangkal di Subak Telaga, maka akan sangat berguna bagi pengembangan usaha tani khususnya bidang tanaman pangan,” terangnya.
Pembangunan irigasi ini terdiri dari rumah pompa dan bak penampung dengan ukuran 3,5 x 3,5 x 2 meter yang menampung volume 24,5 kubik. Pengerjaan fisik bangunan dilaksanakan dengan swakelola dari Subak Telaga, dengan mengambil tenaga dari anggota Subak dan gotong royong. baw























