POSMERDEKA.COM, GIANYAR – DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar bersiap menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk memilih ketua definitif. Musdalub dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026, menyusul wafatnya Ketua DPD Golkar Gianyar, I Wayan Gede Sudarta, akhir Juli lalu.
Kesiapan pelaksanaan Musdalub dimatangkan melalui rapat persiapan di Kantor DPD II Golkar Gianyar, Minggu (30/8/2026). Dalam tahapan tersebut, pendaftaran bakal calon ketua dijadwalkan dibuka selama tiga hari, yakni 1–3 September 2026.
Bendahara DPD Golkar Gianyar, I Gusti Agung Arika Sudewa, mengatakan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi kandidat. Salah satu ketentuan utama, calon ketua wajib berstatus sebagai kader atau pengurus Partai Golkar dengan masa pengabdian sekurang-kurangnya lima tahun. “Pendaftaran calon mulai 1 sampai 3 September. Banyak persyaratan, yang paling penting harus sebagai kader atau pengurus Golkar minimal lima tahun,” ujar Arika Sudewa saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026).
Musdalub ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal Golkar Gianyar untuk menetapkan kepemimpinan definitif, hingga berakhirnya masa kepengurusan periode 2025–2030. Sebelumnya, DPD Partai Golkar Bali menunjuk I Gede Sudiana sebagai Plt Ketua DPD Golkar Gianyar untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musdalub.
Seperti diwartakan sebelumnya, I Wayan Gede Sudarta meninggal dunia saat menjalani pengobatan di Penang, Malaysia, Minggu (26/7/2026) malam. Politisi asal Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, itu merupakan Ketua DPD Golkar Gianyar periode 2025–2030 dan pernah menjadi anggota DPRD Gianyar selama tiga periode.
Sebelum wafat, Sudarta ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Gianyar melalui Musda XI pada 13 Oktober 2025. Dalam Musda tersebut, Sudarta menjadi satu-satunya calon yang lolos verifikasi dan kemudian ditetapkan secara aklamasi. Kini, Golkar Gianyar kembali membuka lembaran baru. Musdalub 5 September mendatang akan menjadi panggung bagi kader-kader partai untuk menentukan sosok yang dipercaya meneruskan kepemimpinan Golkar Gianyar hingga 2030. adi






















