Gali Tanah, Linggih Tertimbun Tanah

  • Whatsapp
KORBAN tertimbun longsor di Bypass Ida Bagus Mantra kawasan Desa Pering, Blahbatuh dibawa ke RS Kasih Ibu. Foto: ist

GIANYAR – Ngakan Ketut Linggih, pekerja proyek padat karya Pemprov Bali, dilarikan ke RS Kasih Ibu Saba, Blahbatuh, Kamis (30/9/2021) sekitar pukul 07.30 Wita. Pekerja lainnya sempat panik karena salah satu rekannya itu dikabarkan tertimbun longsor, tapi syukur yang tertimbun tanah hanya kakinya.

Kepanikan terjadi karena yang longsor bukan hanya tanah, tapi juga dinding beton di atas tanah tersebut. Syukur dinding beton tidak menghantam kaki korban.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi di lapangan, saat itu Linggih yang berasal dari Banjar Wanasari, Klungkung bersama rekannya menggali tanah untuk proyek di Bypass Ida Bagus Mantra, kawasan Desa Pering, Blahbatuh. Korban saat itu menggali tanah di bawah dinding beton.

Diduga karena akar tanaman yang selama ini menjadi penahanan dinding beton agar tidak longsor bergeser, dinding beton tersebut pun ambrol.Korban yang berada di bawah dinding beton, kedua kakinya tertimpa longsor. Para pekerja dan warga langsung mendatangi TKP untuk mengeluarkan kaki korban dari timbunan longsor.

“Tadi dibantu warga dan kami membantu mengangkat. Kakinya hanya tertimbun tanah, tidak sampai digencet dinding beton,” tutur rekan korban, Ngakan Nyoman Tangsi.“Korban selamat, sekarang sudah dibawa ke RS Kasih Ibu. Kemungkinan hanya keseleo,” sambungnya.

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 Jadi 18.496, Pasien Sembuh 4.467, Meninggal 1.221

Adanya informasi warga tertimbun longsor, sejumlah instansi langsung menuju ke tempat kejadian perkara. Mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ambulans Palang Merah Indonesia Gianyar hingga aparat kepolisian.

“Beruntung tertimbun longsor yang dimaksud tidak seperti yang kita bayangkan. Korban sudah dibawa ke RS Kasih Ibu, anggota dan ambulans sudah balik ke pos masing-masing,” jelas Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.