POSMERDEKA.COM, TABANAN – Diskominfo Kabupaten Tabanan menggelar rapat koordinasi teknis (rakornis) untuk mengevaluasi progres implementasi Data Desa Presisi, Selasa (10/12/2024). Rakornis berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Tabanan dipimpin Sekretaris Diskominfo, IGP Winiantara.
Winiantara menegaskan bahwa Tim Desa Presisi Kabupaten Tabanan sangat serius dan berkomitmen untuk mewujudkan Data Desa Presisi. Dia pun menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan yang telah dilakukan, baik dari sisi teknis maupun pemenuhan input data sesuai kebutuhan.
Kendati demikian, dia mengakui bahwa progres implementasi Data Desa Presisi belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi awal. “Kami menghadapi berbagai kendala, baik teknis maupun psikologis, yang sebelumnya tidak terprediksi,” ungkap Winiantara.
Namun, dia juga menyampaikan capaian signifikan yang telah diraih. Dari total 133 desa di Kabupaten Tabanan, sebanyak 105 desa telah berhasil diinstal dan dimigrasikan ke hosting Diskominfo.
Rakornis itu juga dihadiri Kabid Layanan E-Gov I Gede Wayan Siswantara, pejabat fungsional (jafung) dan tenaga teknis IT, serta dihadiri pula Kabid Pemberdayaan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) I Komang Agus Sudiasa.
Kabid Pemberdayaan Kawasan Perdesaan DPMD, Agus Sudiasa, mengingatkan bahwa progres dan tahapan implementasi Data Desa Presisi harus berjalan sesuai dengan Perda Nomor 12 Tahun 2022 tentang Data Desa Presisi.
Ditekankan pula arti penting peran aktif desa dalam menginput data, baik data dasar maupun data terkait lima program prioritas yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan.
“Dari desa-desa diharapkan lebih aktif dalam proses input data, karena ini adalah bagian penting untuk mendukung pembangunan berbasis data yang terintegrasi,” tegas Agus. gap






















