Disdikpora Bangli Bentuk Posko Pengaduan SPMB di Setiap Sekolah

KEPALA Disdikpora Bangli, Komang Pariartha. Foto: ist
KEPALA Disdikpora Bangli, Komang Pariartha. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli membentuk posko pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di masing-masing sekolah. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan kendala yang kerap muncul selama proses penerimaan peserta didik baru.

Kepala Disdikpora Bangli, Komang Pariartha, saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026) mengatakan, posko pengaduan disiapkan sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi calon siswa maupun orang tua. “Keberadaan posko ini diharap dapat memberikan pelayanan dan informasi kepada calon siswa maupun orang tua. Pengalaman sebelumnya menunjukkan persoalan SPMB lebih banyak muncul karena orang tua belum memahami mekanisme penerimaan yang berlaku,” ujarnya.

Read More

Pariartha menjelaskan, jumlah calon peserta didik yang akan mengikuti SPMB tahun 2026 cukup besar. Tercatat sebanyak 2.619 siswa akan melanjutkan dari TK ke SD, 3.604 siswa dari SD ke SMP, serta 3.763 siswa dari SMP ke SMA/SMK. Untuk jenjang SMP, mekanisme penerimaan masih mengacu pada sistem yang diterapkan tahun lalu. Namun, tahun ini terdapat tambahan pertimbangan berupa Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Lebih jauh diutarakan, pelaksanaan SPMB tetap menggunakan empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Seluruh ketentuan teknis, termasuk jumlah rombongan belajar (rombel) serta daya tampung siswa di masing-masing sekolah, telah ditetapkan melalui petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis).

“Semua ketentuan sudah kami tetapkan dalam juklak dan juknis, termasuk jumlah rombel dan kapasitas siswa yang dapat diterima oleh masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Khusus untuk jenjang SD, tidak diberlakukan jalur prestasi. Penerimaan siswa baru lebih mengutamakan faktor domisili atau kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Disdikpora Bangli juga telah melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah, termasuk kepada operator yang bertugas mengelola aplikasi penerimaan murid baru, guna memastikan proses SPMB berjalan lancar dan sesuai ketentuan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.