Dikerjai Wasit, Perjuangan Perseden U13 Dihentikan PDB

  • Whatsapp
TIM Perseden U13 Perseden Denpasar gagal mengikuti langkah Perseden U15 dan U17, untuk melangkah ke babak semifinal Piala Soeratin Rayon Bali 2021. foto: dok

TABANAN – Si bungsu Perseden U13 Denpasar, gagal mengikuti jejak kakak-kakaknya di kelompok usia 15 tahun (U15) dan U17 melangkah ke semifinal ajang Piala Soeratin Rayon Bali 2021, setelah dipaksa harus mengakui keunggulan Putra Dewata Bali (PDB) u13 dengan skor 0-1, pada laga pamungkas Grup C. di Stadion Debes, Kabupaten Tabanan, Minggu (19/12/2021).

Kegagalan Perseden U13 bukan karena kalah kualitas, tetapi lebih banyak karena faktor nonteknis alias dikerjai kepemimpinan Wasit I Nengah Jati Artawan dari Kabupaten Badung. Banyak keputusan wasit sangat merugikan pasukan muda Laskar Catur Muka itu.

Bacaan Lainnya

Tim yang dibesut Pelatih Gede Putu Sudarna itu sebenarnya lebih mendominasi serangan, tetapi keputusan wasit yang sangat berat sebelah, membuat segala upaya Kadek Satria Putra Pratama dan kawan-kawan jadi sia-sia.

Pada laga tersebut, setidaknya Perseden U13 mendapat dua peluang bersih dari titik penalti. Pertama karena pemain PDB hand balls di kotak terlarang dan kedua pemain Perseden didorong di daerah 16 besar saat berpotensi mencetak gol, tetapi sayang wasit tak mengubrisnya.

Perseden yang butuh kemenangan untuk bisa lolos ke semifinal, memang tampil menekan sejak kick off. Sementara PDB yang butuh hasil imbang karena unggul selisih gol, lebih banyak bertahan untuk mempertahankan peluang mereka di puncak klasemen grup C.

Baca juga :  213 Ribu Warga Karangasem Divaksin, Bupati Dana Terima Kasih ke Nakes dan Masyarakat

Karena keasyikan menyerang, Perseden U13 akhirnya kecolongan di babak kedua menit ke-31. Lewat serangan balik, penyerang PDB U13 Kadek Dwi Mardika berhasil membobol gawang Perseden U13 yang dikawal kiper Made Teguh Sujaya.

Tertinggal 0-1, Perseden semakin meningkatkan intensitas tekanan. Tapi sayang, sejumlah peluang yang didapat gagal membuahkan hasil pada laga berdurasi 2 X 25 menit itu.

Kegagalan lolos ke semifinal, diratapi anak-anak remaja Perseden termasuk para orang tua pemain yang menyaksikan pertandingan tersebut. Bahkan kekalahan tersebut dikait-kaitkan, karena ada anak salah seorang wasit yang bermain di skuat PDB.

Sebaliknya, dengan kemenangan itu PDB yang dibesut Pelatih Made Pasek Alit berhak menggengam tiket semifinal. Sebagaimana diketahui, Pasek Alit adalah salah satu calon pelatih yang akan menangani tim sepakbola Denpasar, dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2022.

Salah seorang Exco Askot PSSI Denpasar, I Gusti Lanang Rai Buyana yang menyaksikan laga tersebut, mengaku sangat kasihan dengan anak-anak Perseden U13 atas perlakuan wasit. ”Saya hadir di sana, memang setidaknya Perseden U13 mendapat dua penalti, tetapi tidak diberikan, padahal kejadiannya dekat dengan wasit,” ungkapnya.

Lanang Rai pun mengaku enggan melakukan protes, karena tidak akan mengubah hasil pertandingan. Malahan bisa disebut mencari kambing hitam. ”Hanya, saya sangat menyayangkan kejadian-kejadian seperti ini (wasit tidak netral) masih terjadi saat PSSI Pusat memberangus mafia wasit yang merusak persepakbolaan nasional,” ungkapnya lirih.

Baca juga :  Serangkaian Denfest Ke-13, Widya Sabha Kota Denpasar Gelar Lomba Utsawa Dharma Gita

Di sisi lain, Pelatih Kepala Perseden U13, Gede Putu Sudarna, menyampaikan permohonan maaf kepada Askot PSSI Denpasar karena tidak berhasil membawa timnya ke semifinal. ”Intinya, anak-anak sudah berjuang sangat maksimal, tapi nasib baik belum berpihak,” pungkasnya. yes

    KLASEMEN AKHIR GRUP C
1.Putra Dewata  3 3 0 0 5-0  9
2.Perseden      3 2 0 1 4-2  6
3.Garuda Muda   3 0 0 2 2-3  3
4.Putra Angkasa 3 0 0 3 2-8  0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.