Bupati Suwirta Sidak Proyek RSUD Klungkung, Pembangunan Gedung Rawat Inap Interna Minus 12,536 Persen

BUPATI Suwirta saat sidak pembangunan Gedung Rawat Inap Interna dan Gedung Perawatan Bedah RSUD Klungkung, Kamis (6/10/2022). Foto: ist

KLUNGKUNG – Proyek pembangunan fisik di Gedung Rawat Inap Interna dan Gedung Perawatan Bedah RSUD Klungkung, kembali disidak Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis (6/10/2022). Saat sidak pembangunan gedung yang dibiayai dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu, Suwirta didampingi Sekda Gede Putu Winastra.

Bupati Suwirta mendapati terjadi keterlambatan pengerjaan. Seperti di pembangunan Gedung Rawat Inap Interna senilai Rp12,679 miliar itu, pada minggu ke-21 baru mencapai 46,332 persen dari target 58, 870 persen. Ini berarti terjadi minus sebesar 12, 536 persen dengan sisa waktu pengerjaan selama 86 hari.

Read More

Hal serupa juga terjadi di proyek Gedung Perawatan Bedah RSUD Klungkung senilai Rp4,77 miliar. Pada minggu ke-20, capaian pekerjaan baru mencapai 55,87 persen dari target sebesar 67,98 persen, atau minus 11,987 persen.

Atas temuan itu, kedua rekanan yakni PT Anindya Guna dan CV Surya Dewata beralasan keterlambatan disebabkan kurangnya ketersediaan bahan dan tenaga kerja. Juga material yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Bupati Suwirta mengatakan, pekerjaan fisik masih mengalami keterlambatan cukup tinggi. Dia menduga catatan-catatan yang diinstruksikan pada monev sebelumnya tidak dilakukan sepenuhnya, terutama dalam hal penambahan tenaga dan jam kerja.

Dia menginstruksi pengawas dan rekanan menjaga dan mengawasi produktivitas para pekerja setiap saat. “Awasi para pekerja saat bekerja, targetkan mereka bekerja sekian jam dan sejauh mana pekerjaan harus mampu diselesaikan. Jangan sampai tenaganya ditambah, tapi mereka tidak mampu menyelesaikan pekerjaan,” serunya dengan nada tinggi.

Kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan pengawas, Suwirta memerintahkan secepatnya melakukan tindakan yang dapat menutup atau mengejar keterlambatan pekerjaan. Penambahan jam kerja atau lembur agar secepatnya dilakukan, sehingga gedung bisa selesai tepat waktu dan dengan kualitas yang diharapkan. Dengan gedung baru ini, dia berharap bisa meningkatkan pelayanan di RSUD Klungkung. baw

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.