Bupati Sedana Arta Serahkan 615 SK CPNS dan PPPK

BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyerahan SK CPNS, PPPK Non-Guru dan PPPK Guru tahap I dan II di tribun Alun-alun Kota Bangli, Rabu (13/7/2022). Foto: ist

BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menegaskan butuh Supertim, bukan Superman (tokoh fiksi). Hal itu disampaikan, Rabu (13/7/2022) saat memberi sambutan dalam penyerahan SK CPNS, PPPK Non-Guru dan PPPK Guru tahap I dan II di tribun Alun-alun Kota Bangli.

SK yang diserahkan meliputi SK CPNS sebanyak 55 orang, SK PPPK Non-Guru 52 orang, SK Guru tahap I 285 orang dan SK Guru tahap II 223 orang. Turut hadir Wakil Bupati I Wayan Diar, anggota DPRD Bangli, Satria Yuda; dan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Paulus Dwi Laksono.

Read More

Sedana Arta memaparkan, memilih jalan hidup masing-masing harus diaktualisasikan dalam diri sendiri. Dengan begitu, sebutnya, semua tanggung jawab di pundak bukan menjadi beban berat. “Tapi itulah memang pilihan dari hati nurani dan kesadaran kita, menggelorakan semangatjengah membangun Bangli,” pesannya.

Lebih lanjut disampaikan, dengan peningkatan status yang lulus sekarang, hal itu merupakan kekuatan dan tenaga baru di Pemkab Bangli dengan visi-misi melakukan pembangunan lebih cepat dan transparan.

Bangli tidak perlu kehadiran Superman, tapi butuh Supertim di masing masing OPD, baik itu di sekolah maupun dinas-dinas di Kabupaten Bangli. Ketika menjadi tim yang solid, dia menyebut beban yang berat terasa lebih ringan dan cepat teratasi.

Tambahan energi dari pegawai baru ini, ulasnya, dapat mendorong percepatan melakukan pembangunan di segala bidang. Mereka diajak membuktikan dengan kerja, kerja, dan kerja.

“Kita akan berada di jajaran daerah yang maju. Untuk itu beradaptasilah dengan budaya organisasi di lingkungan kerjanya masing-masing, memiliki etos kerja tinggi, dan mengetahui serta memahami tupoksi,” instruksinya.

Paulus Dwi Laksono dalam arahannya menambahkan, hidup adalah pilihan. Ketika memilih menjadi ASN, dan ketika pilihan itu sudah tercapai, nilai-nilai ASN harus diimplementasikan dalam diri masing-masing. “Karena atas kesadaran sendiri memilih Bangli sebagai pilihan pada waktu melamar, setidaknya menyelesaikan tugas sampai pensiun harus di Bangli,” tegasnya.

Dia mengajak pegawai yang mendapat SK untuk bersyukur dengan adanya tes CAT, karena tidak ada orang yang bisa campur tangan meloloskan. Semua lolos berkat jerih payah sendiri, karena mereka adalah orang-orang unggul dan terpilih.

“Maka saatnya menunjukan kepada Kabupaten Bangli, yang lolos CAT adalah orang-orang pintar, bertanggung jawab, punya kompetensi, dan berintegritas tinggi untuk memajukan kabupaten pilihan sebagai bukti pengabdian,” tandasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.