POSMERDEKA.COM, BANGLI – Membantu akses siswa dari Kecamatan Rendang yang bersekolah di SMKN 1 Tembuku, Dinas PUPR Pemprov Bali berupaya membuat jalan darurat di lokasi jalan putus perbatasan Desa Bangbang dengan Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Tembuku, Karangasem. Kini proses pengerjaan jalan darurat tengah dilakukan pemborong.
Perbekel Desa Bangbang, Pande Pandu Winata, Selasa (9/9/2025) menjelaskan, selama ini memang ada siswa dari wilayah Rendang menempuh pendidikan di SMKN 1 Tembuku. “Karena jalan putus, mereka terpaksa berjalan kaki hingga menempuh jarak 1 sampai 2 kilometer,” katanya.
Berkaitan masalah ini, dia berujar berkoordinasi dengan beberapa pihak, dan disepakati membuat jalan darurat. Sebab, proses penanganan jalan jebol membutuhkan waktu sangat lama. “Hal ini juga menyikapi harapan masyarakat agar ada akses untuk beraktivitas warga setempat, terutama dalam kepentingan pendidikan (siswa) serta pekerjaan (pegawai) juga kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Lebih jauh disampaikan, jalan darurat ini tergolong cukup ekstrem, dan hanya untuk satu kendaraan. Nanti pemakai jalan harus berhati-hati akan ada sistem buka-tutup. “Nanti akan ada yang mengatur di sana, jangan sampai ada kendaraan berpapasan di tengah jembatan,” imbuhnya.
Salah seorang pekerja, Didit, berkata sejak tiga hari membuat jalan darurat. Jalan ini diperuntukan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua, karena jalan ini hanya memiliki lebar 2,5 meter dengan panjang 28 meter. “Pembuatan jembatan darurat ini kita upayakan dalam seminggu ini sudah selesai,” katanya. gia























