TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya; bersama Wabup Tabanan, I Made Ediwirawan; Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga; beserta Direktur Kepatuhan Bank BPD Bali, I Wayan Sutela Negara serta Direktur RSUD Nyitdah, dr. I Wayan Doddy Setiawan, meresmikan Pelayanan RSUD Nyitdah, Selasa (28/6/2022).
Pada kesempatan itu, juga ditandatangi perjanjian kerja sama antara Direktur RSUD Nyitdah dengan Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, I Gusti Ngurah Supardi, disaksikan Bupati Sanjaya. Kerja sama ini, sebagai wujud komitmen Bank BPD Bali untuk memajukan perekonomian Bali berbasis digitalisasi secara konsisten.
Hal tersebut terlihat saat Bank BPD Bali Cabang Tabanan memfasilitasi teknologi pembayaran dengan menggunakan QRIS RSUD Nyitdah. Pengunjung maupun penunggu pasien, ketika bertransaksi secara digital semakin mudah, aman tanpa harus melakukan kontak fisik.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD, dr. I Wayan Doddy Setiawan, mengakui, saat ini kondisi zaman sudah memasuki era digitalisasi, sehingga dengan adanya inovasi dari Bank BPD Bali, berupa fitur QRIS untuk pembayaran nontunai sangat membantu memudahkan pasien. pasien maupun keluarganya tidak lagi perlu membawa uang tunai.
Sebab, ketika harus membawa banyak uang tunai, juga akan banyak risiko, seperti kehilangan uang, penyebaran virus lewat uang tunai akibat kontak fisik langsung.
‘’Layanan QRIS Bank BPD Bali di RSUD Nyitdah banyak manfaatnya bagi para pengunjung rumah sakit yang ingin bertransaksi, keamanan dan kesehatan pengungunjung menjadi lebih terjamin terbebas dari virus,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dr. Doddy mengatakan, dengan hadirnya QRIS di RSUD Nyitdah membawa perubahan yang sangat positif. QRIS Bank BPD Bali menjadikan pihak RSUD menjadi semakin transparan, di mana setiap transaksi dapat langsung terekam.
Hal ini juga menjadi salah satu bagian dalam mendukung bank berpelat merah di Bali. Apalagi fitur dari mobile banking Bank BPD Bali cukup sederhana digunakan, belum lagi fasilitas layanan dari Bank BPD Bali. ‘’Kita harus dukung Bank BPD Bali, sebab bank tersebut juga milik pemerintah Bali juga,’’ lugasnya.
Pernyataan senada dikatakan Bupati Sanjaya, yang mengakui langkah dan inovasi digitalisasi RSUD Nyitdah sangat jauh lebih baik. Hadirnya QRIS Bank BPD Bali di RSUD Nyitdah menambah keamanan dan kenyamanan pengunjung, sebab mereka ketika datang ke RSUD dengan memiliki QRIS tidak perlu khawatir lagi akan kehilangan uang, karena bisa melakukan transaksi cukup dengan bantuan handphone.
‘’Pelayanan dengan menggunakan QRIS Bank BPD Bali sangat bagus sekali, membuat pelayanan lebih cepat, dan transparan,’’ jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan itu. Menurut dia, dengan hadirnya QRIS di RSUD Nyitdah bisa makin mempererat hubungan kerja sama antara Bank BPD Bali, RSUD Nyitdah, dan Pemkab Tabanan.
Untuk itulah, Bupati Sanjaya berharap kerja sama ini ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi, khususnya ke semua rumah sakit terutama Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan dan seluruh Puskesmas yang ada di Tabanan.
‘’Ke depan kerjasamanya kita akan terus berjalin, dan di RSU Tabanan sendiri kita juga lagi berbenah. Seperti managemennya dan tinggal lagi sedikit saja dan kita pastikan pelayanannya juga lebih baik. Bahkan nanti kedepannya seluruh Puskesmas di Tabanan kita akan digatalisasi juga,’’ ungkap bupati asal Dauh Pala, Tabanan itu.
Menanggapi respon positif Bupati Sanjaya tersebut, Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, I Gusti Ngurah Supardi menegaskan, sejatinya untuk transaksi digitalisasi RSU Tabanan beserta seluruh Puskesmas di Tabanan, Bank BPD Bali sudah merancang kerja sama yang bersinergi dengan program pemerintah terkait.
Di samping itu, pihaknya juga mengakui beberapa waktu lalu sudah mengawali QRIS Bank BPD Bali di beberapa Puskesmas. ‘’Dengan sudah Pak Bupati Tabanan menekankan seluruh Puskemas terkait dengan intergrasi eloktronik pembayaran seluruh Puskesmas, kami dari Bank BPD Bali sangat menyambut baik dan harapannya bisa menjadi percepatan dan kita jadikan branch marking,’’ ucapnya. nan























