Bank BPD Bali Literasi Gerakan Nontunai, 1.500 Siswa SMAN 1 Denpasar Aktivasi BaliPay

DIREKTUR Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, bersama siswa SMAN 1 Denpasar saat menunjukkan BaliPay. Foto: ist
DIREKTUR Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, bersama siswa SMAN 1 Denpasar saat menunjukkan BaliPay. Foto: ist

DENPASAR – Mendukung gerakan nontunai sekaligus memajukan dunia pendidikan di Bali, Bank BPD Bali menghadiri talkshow “Mewujudkan Generasi Muda Kreatif, Inovatif dan Inklusif Melalui Inklusi Keuangan di Kalangan Pelajar” pada Senin (8/8/2022) di SMAN 1 Denpasar. Ini sekaligus mendukung program OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tentang akselerasi Program Kejar Prestasi Generasi Muda Indonesia (Kreasimuda).

Dukungan Bank BPD Bali terhadap Kreasimuda pun tidak main-main, dibuktikan dengan 700 pelajar SMAN 1 Denpasar sudah memiliki Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel). Dimana, dengan para pelajar yang sudah memiliki Tabungan Simpel diharapkan mampu menciptakan generasi yang memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Anak-anak bisa terdorong untuk mulai belajar berhemat dan bertanggungjawab dalam memegang uang.

Read More

Memberikan literasi pemahaman menabung sejak dini juga bisa membentuk kepribadian positif, melatih kesabaran dan berguna untuk simpanan masa depan. Bahkan, dengan menabung dan mengelola keuangan sejak dini untuk para pelajar SMAN 1 Denpasar, menjadi salah satu metode untuk memperkenalkan dan mendidik siswa rajin menabung, agar kelak siswa menjadi pandai dalam melakukan manajemen uang dan memiliki kecerdasan finansial sejak dini

Tidak hanya itu saja, dalam mendukung program pemerintah pada gerakan nontunai, 1.500 pelajar SMAN 1 Denpasar sudah melakukan aktivasi BaliPay sebagai dompet elektronik milik Bank BPD Bali. Artinya, seluruh jajaran SMAN 1 Denpasar baik guru maupun pelajar beserta staf sudah melekukan aktivasi BaliPay.

‘’Kita sangat menyambut baik sosialisasi dan kerjasama Bank BPD Bali dengan SMA Negeri 1 Denpasar, buktinya 700 pelajar kita sudah memiliki Tabungan Simpel, dan mungkin bisa bertambah lagi. Sebab kita melihat program tabungan Bank BPD Bali mengikuti perkembangan kaum milenial yang kebanyakan para pelajar, dan saya berharap kerjasama ini jangan sampai putus dan terus bisa berkesinambungan,’’ Kepala SMAN 1 Denpasar, M. Rida.

Lebih lanjut Rida menjelaskan, transaksi pelajar di kantin sekolah pun kini menggunakan Balipay. Petugas kantin sekolah pun sudah diberikan tentang cara penggunaan BaliPay. ‘’Hadirnya Balipay di sekolah kami sangat bagus sekali, pelajar kami jadi memahami pentingnya menabung, bahkan kita kedepannya akan merencanakan lomba top up BaliPay,’’ jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma; didampingi Direktur Bisnis Non Kredit (BNK) Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya. Inklusi keuangan bersama OJK bertujuan untuk memperkenalkan produk baru Bank BPD Bali yaitu BaliPay dan Simpanan Pelajar, yang bisa digunakan untuk meningkatkan kapisitas dan edukasi mengelola keuangan. Untuk bisa mengelola keuagan harus diajarkan pada usia dini.

‘’Kita harapkan dengan adanya  talkshow ini diharapkan ke depan para pelajar SMAN 1 Denpasar setelah tamat sekolah menjadi pengusaha yang memiliki kemampuan mengelola keuangan  yang cerdas,’’ harapnya.

Deputi Direktur Manajemen Strategis, Edukasi Perlindungan Konsumen, I Nyoman Hermanto, menegaskan, OJK sangat mendukung dengan adanya Balipay, apalagi Bank BPD Bali sebagai bank milik pemerintah daerah diharapkan bisa memberikan kontribusi yang lebih untuk Provinsi Bali. ‘’Apalagi sekarang di era pandemi sangat diperlukan adanya Balipay transaksi tanpa menggunakan uang tunai, dan pastinya sangat aman digunakan, jadi kami sangat mendukung kehadiran Balipay,’’ pungkasnya. nan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.