BANGLI – Mencegah terjadinya kejahatan dan pelecehan seksual, Polres Bangli menerjunkan polwan untuk sosialisasi bermedia sosial yang cerdas dan aman. Sosialisasi digelar di SMKN 2 Bangli, Senin (8/8/2022).
Senior Polwan Polres Bangli, Iptu Ni Komang Padmawati, ditemui usai sosialisasi, mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi dan informasi memicu terjadinya sejumlah kejahatan di media sosial yang menyasar kalangan remaja.
“Banyak modus kejahatan online (daring) yang harus diwaspadai saat ini. Di antaranya pedofil online, child grooming, sextortion, love scam, siber bullying,penipuan online dan masih banyak lagi. Ini yang harus diwaspadai masyarakat, khususnya kalangan remaja,” bebernya.
Dengan banyaknya jenis kejahatan daring, pihaknya mengajak para pelajar dan generasi muda selalu berhati-hati dan waspada dalam bermedia sosial. Terlebih jika ada orang yang tidak dikenal minta untuk melakukan foto atau video tanpa busana, dan perbuatan menyimpang lainnya, dengan memberi iming-iming imbalan uang.
“Apalagi dengan adanya Undang-Undang ITE. Jika memang menemukan ada kejahatan online, segera beritahu orangtua dan laporkan ke kepolisian,” pesan Padmawati seraya menambahkan, sosialisasi dilakukan serangkaian hari jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-74.
Berkaitan dengan itu, jajaran polwan akan terus menyambangi sekolah-sekolah di Bangli. “Kami ingin melakukan cegah dini kejahatan yang kerap terjadi melalui media sosial,” tandasnya. gia






















