POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pelaksanaan visitasi akreditasi sekolah/ madrasah tahap IV di Propinsi Bali telah dilakukan sejak awal pekan lalu. Ratusan sekolah/ Madrasah menjadi sasaran visitasi yang melibatkan puluhan asesor lintas jenjang.
Meski dinilai cukup memberatkan para asesor karena waktu penyelenggaraan yang cukup singkat, namun Badan Akreditasi Nasional Propinsi Bali berharap bisa dilaksanakan dengan baik dan sukses. “Kita berharap pelaksanaan visitasi tahap IV ini bisa berjalan dengan baik dan sukses,” ungkap Ketua BAN-S/M Provinsi Bali, Drs. I Wayan Suwira, M.Si, M.Pd., ditemui di sela-sela monitoring pelaksanaan visitasi di SMKS Teknologi Nasional di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, Jumat (29/9/2023).
Lebih lanjut Suwira mengemukakan, tahun 2023 Provinsi Bali memperoleh kuota terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan akreditasi di Bali. Hal ini tentunya memberikan angin segar sebab akan bisa menuntaskan tunggakan sekolah yang telah habis masa berlaku sertifikat akreditasinya.
“Tentunya kuota tersebut berdampak pada sekolah di Bali yang selama ini masih menunggu untuk direakreditasi,” ungkap Suwira.
Lebih lanjut diungkapkan, sebelum kegiatan visitasi, sekolah yang menjadi sasaran telah mengikuti serangkaian kegiatan sesuai dengan SOP pelaksanaan akreditasi yang diawali dengan sosialisasi, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan asesmen kecukupan untuk memastikan apakah sekolah tersebut memenuhi persyaratan untuk divisitasi. ”Pengumuman hasil visitasi dalam bentuk predikat akan dilaksanakan setelah BAN S/M melakukan rapat pleno,” tegas Suwira.
Dalam kesempatan tersebut Suwira kembali mengingatkan asesor akan melaksanakan tugasnya secara profesional dan selalu mematuhi SOP yang telah ditentukan. Pihaknya tidak ingin hasil akreditasi tersebut memunculkan permasalahan akibat ketidakpuasan para pihak.
”Untuk itu, kami mengajak teman-teman asesor untuk bekerja profesional, sesuai dengan SOP yang telah ditentukan dan kode etik serta norma yang disepakati,” lugas Suwira.
Kepala SMKS Teknologi Nasional Denpasar, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd, M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan sekolah yang dipimpinya menjadi sasaran akreditasi tahun 2023 setelah masa berlaku sertifikat akreditasinya berakhir. “Terakhir kami diakreditasi tahun 2018 lalu,” ungkap Parwati Asih seraya menambahkan banyak perkembangan yang telah terjadi di SMKS Teknologi Nasional, sehingga pihaknya berharap pelaksanaan visitasi akreditasi bukan saja akan mampu memotivasi warga sekolah untuk terus mengembangkan kemampuan dan kompetensinya, namun juga bisa dijadikan sebagai wahana untuk menimba ilmu dari para asesor yang melakukan penilaian.
‘’Tentu kami berharap banyak bimbingan dan masukan dari para asesor yang bisa kami timba, sehingga ke depan sekolah kami akan lebih maju,” pungkasnya. tra























