Baliho Politik Tumbang Jadi Titik Rawan Pemilu 2024, Kapolda Bali Imbau Harga Perbedaan Pilihan

KAPOLDA Bali, Irjen IB Kade Putra Narendra. Foto: hen
KAPOLDA Bali, Irjen IB Kade Putra Narendra. Foto: hen

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Seperti sebelum-sebelumnya, masih saja terjadi ada baliho caleg atau parpol yang tumbang saat kontestasi politik di Bali. Karena insiden semacam ini rentan menyulut meningkat eskalasi, kedewasaan berpolitik mutlak diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan.

“Segala sesuatu hadapi dengan kepala dingin, bukan dengan emosi,” pesan Kapolda Bali, Irjen IB Kade Putra Narendra; didampingi Kabidhumas Kombes Jansen Avitus Panjaitan usai lomba menembak Presisi bersama pimpinan redaksi media di Lapangan Tembak Tohpati, Jumat (27/10/2023).

Bacaan Lainnya

Kapolda menyatakan hal tersebut menyikapi adanya baliho politik yang ditumbangkan oknum-oknum tertentu di sejumlah titik di Bali. Sejauh ini tidak diketahui siapa pelakunya, meski pengaduan keberatan dari pemilik baliho juga belum ada. Kapolda berpesan ke masyarakat agar mengedepankan kepala dingin, bukan dengan emosional dalam menghadapi suatu persoalan.

“(Situasi politik) dengan baik kita kelola, hargai pendapat dan hak milik orang lain. Saling menghargai, bantu-membantu, tolong menolong, tidak ada suatu kompetisi yang tujuan akhir untuk NKRI justru melenceng (dari tujuan). Kita jaga persatuan dan kesatuan di Bali untuk mendukung NKRI,” pesan alumnus Akpol Batalyon Bhara Daksa tahun 1991 itu.

Baca juga :  Pedagang Pasar Tumpah Mengadu ke Dewan Buleleng Lantaran Gegera Tak Diizinkan Jualan

Menimbang perkembangan situasi, Kapolda menyebut Bali masih tergolong zona hijau dalam dinamika politik Pemilu 2024. Meski sementara masih kondusif, Kapolda tidak memungkiri eskalasi akan meninggi ke depan. Karena itu dia menilai perlu bantuan masyarakat untuk menyikapi situasi ini dengan kepala dingin. Caranya, ulas Kapolda, mengelola setiap dinamika dengan baik, sehingga Bali yang kondusif dengan berakhirnya pandemi Covid-19 tetap terjaga.

“Jadi, pariwisata tidak terganggu, agar masyarakat dan wisatawan nyaman datang ke Bali untuk membantu ekonomi masyarakat Bali. Saatnya kita integrasi dan kolaborasi, dan media agar membantu mendinginkan situasi. Jika ada konflik, kelola dengan baik, arahkan, media bantu mengedukasi masyarakat,” pesannya.

Sebelumnya, Kapolda didampingi Wakapolda Brigjen I GUsti Kade Budhi Harryarsana membuka lomba menembak Presisi, yang dihadiri sejumlah pimpinan redaksi media di Bali. Melalui lomba memperingati HUT ke-72 Humas Polri ini, paparnya, Polda Bali menjalin silaturahmi dan sinergitas dengan awak media. “Lomba ini juga untuk memperbaiki kemampuan menembak para pejabat utama Polda dan para kapolres. Ingat keamanan penggunaan senjata, arahkan atas ke bawah,” urainya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar