Advokat Diharapkan Jadi Teladan Bersih Narkoba

  • Whatsapp
KETUA DPC Peradi Singaraja, Gede Harja Astawa, saat melakukan tes urine. Foto: rik

BULELENG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng melakukan sidak ke Sekretariat DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Singaraja pada Rabu (6/10/2021). Dalam sidak ini, selain melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba, juga dilakukan tes urine terhadap beberapa anggota Peradi Singaraja.

Sidak dipimpin Kepala BNNK Buleleng, AKBP Gede Astawa. Kedatangan rombongan tim BNNK Buleleng diterima oleh Ketua DPC Peradi Singaraja, Gede Harja Astawa. Anggota Peradi Singaraja yang dilakukan tes urine, hasilnya semua dinyatakan negatif menggunakan narkotika.

Bacaan Lainnya

AKBP Astawa mengatakan, sidak ini dilakukan sebagai komitmen BNNK Buleleng dalam mencegah dan juga memberantas peredaran narkotika. Advokat, jelas dia, merupakan bagian dari penegak hukum yang berdiri secara mandiri. Dia menekankan, jangan sampai advokat terjerumus dalam dunia narkotika.

Para advokat diminta ikut berperan serta menyosialisasikan kepada masyarakat terkait bahaya narkoba. Apabila menemukan ada pengguna narkoba di lingkungan sekitar agar segera melapor ke BNNK Buleleng untuk dilakukan rehabilitasi.

“Advokat yang ada di Buleleng harus bersih dari narkoba. Sebagai penegak hukum, mengawal hukum dari awal sampai akhir. Jadi, sebagai advokat harus jadi teladan dalam penegakan hukum, jangan sampai advokat kena narkoba,” tegas AKBP Astawa.

Sementara itu, Gede Harja Astawa menjelaskan, sidak ini dilakukan guna menyikapi maraknya penyalahguna narkoba di Buleleng. Dia juga sepakat bahwa advokat harus bersih dari narkoba. Selama ini, terang dia, PBH Peradi Singaraja sudah banyak mendampingi para pelaku narkoba untuk haknya dalam proses hukum, bukan perbuatan.

Baca juga :  Penyebab Kematian Babi di Desa Dausa Tunggu Hasil Lab

Harja mengungkapkan, sejauh ini, pelaku kapasitasnya sebagai pengguna narkoba banyak diputus hukuman pidananya sama dengan para pelaku pengedar narkoba. Dia sependapat dengan BNNK Buleleng, jika nantinya masyarakat menemukan ada keluarga sebagai pengguna narkoba, agar segera melapor ke BNNK Buleleng untuk direhabilitasi.

“Motivasi BNN kan menyelamatkan pengguna narkoba sebagai orang sakit untuk disembuhkan. Jika mengetahui ada keluarga sebagai pengguna, segera melapor. Nanti kalau persidangan, beliau (Kepala BNNK Buleleng) siap memberi keahlian sesuai kewenangannya. Jadi, biar semua tahu, pengguna itu harus disembuhkan dan penggedar harus dibasmi dan diproses hukum,” pungkasnya. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.