3.026 Pasien Covid-19 di Bali Telah Sembuh, 455 Masih Dirawat

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan kesembuhan harian pasien covid-19 di Bali terus meningkat. Tercatat Senin (3/8/2020), sebanyak 55 orang (53 transmisi lokal/TL dan 2 PPDN) dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang telah sembuh di Bali hingga saat ini berjumlah 3.026 orang (85,75 %).

Kota Denpasar kembali mencatatkan jumlah terbanyak pasien sembuh 22 orang, disusul Bangli 7 orang, Badung 6 orang, Gianyar 6 orang, Karangasem 6 orang, Buleleng 3 orang, Tabanan 3 orang dan Klungkung 2 orang. Kabar baik lainnya, karena di hari yang sama, kembali tidak ada tambahan kasus meninggal dunia, sehingga jumlahnya tetap 48 orang (1,36%).

Bacaan Lainnya

Sayangnya, kasus positif baru masih terus terjadi di hari yang sama. Berdasarkan data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, tercatat ada tambahan kasus positif sebanyak 41 orang (semuanya transmisi lokal) yang tersebar di 8 kabupaten/kota, kecuali Jembrana nihil.

Rinciannya, Kota Denpasar ada tambahan 8 orang positif, Badung 6 orang, Tabanan 6 orang, Karangasem 6 orang, Bangli 5 orang, Gianyar 4 orang, Klungkung 3 orang dan Buleleng 3 orang. ”Secara kumulatif, pasien positif Covid-19 di Bali berjumlah 3.529 orang,” ujar Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (3/8/2020).

Baca juga :  Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 4 Orang, 4 Pasien juga Sembuh

Sementara itu, lanjut Rentin, pasien positif yang masih dalam perawatan berjumlah sebanyak 455 (454 WNI dan 1 WNA). Mereka menjalani perawatan di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Meski kesembuhan pasien Covid-19 terus meningkat, Rentin tidak pernah berhenti mengingatkan sekaligus mengajak semua lapisan masyarakat tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

”Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi transmisi lokal, secara komulatif berjumlah 3.138 orang yang terdiri dari 3.126 WNI dan 12 WNA” imbuh Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Rentin juga menegaskan, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju masyarakat Bali yang produktif dan bebas Covid-19. ”Mari kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan menghindari keramaian,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.