10 Dokter Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Daging Babi

PENGECEKAN daging babi oleh Tim Dinas Pertanian Kota Denpasar dengan menyasar pasar tradisional, Senin (31/7/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Rangkaian hari suci Galungan dan Kuningan di Bali yang identik dengan ‘nampah’ mewajibkan masyarakat memperhatikan kesehatan daging. Berkaitan hal itu, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menerjunkan 10 dokter hewan dan 10 staf lainnya untuk melakukan pemeriksaan post mortem pada daging babi yang dijual di pasaran.

Pemeriksaan dilaksanakan selama dua hari pada Senin (31/7/2023) dan Selasa (1/8/2023) bertepatan dengan rahina Penyajaan dan Penampahan Galungan. “Kegiatan pemeriksaan daging babi itu menyasar 36 pasar tradisional di Kota Denpasar,” ujar Kadistan Kota Denpasar, AA. Gde Bayu Brahmasta, saat diwawancarai di sela-sela pemeriksaan pada Senin (31/7/2023).

Read More

Bayu Brahmasta mengharapkan masyarakat ikut andil memperhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih menjelang hari suci Galungan. Hal ini dapat dilakukan dengan pengecekan hewan sebelum dan sesudah disembelih oleh dokter hewan berwenang.

“Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian dan UPT Rumah Potong Hewan Kota Denpasar mengimbau masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih dan daging yang hendak dikonsumsi nantinya,” ujarnya.

Menurut Kadistan, petugas yang diterjunkan juga melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat agar pengolahan daging babi dilakukan dengan baik dan benar. Sementara itu, untuk penjual diimbau untuk memotong daging di RPH Kota Denpasar di Pesanggaran.

Karena dijamin telah memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan diawasi langsung oleh dokter hewan baik itu ante mortem maupun post mortem. “Pemeriksaan ini untuk menjamin masyarakat Kota Denpasar dapat mengonsumsi daging babi yang aman, sehat, dan utuh,” ujar Bayu Brahmasta.

Lebih lanjut ia menjelaskan, daging babi aman dikonsumsi sepanjang pengolahanya tepat dan dimasak sempurna dengan suhu di atas 70 derajat Celcius. Kepada konsumen agar tidak mengkonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging saat perayaan hari suci Galungan.

Selain itu, Distan Kota Denpasar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga rutin melaksanakan pengecekan kesehatan hewan di peternakan maupun kesehatan daging di pasar. Hal ini tidak lain adalah untuk menjamin keamanan dan ketenteraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi pangan asal hewan, khususnya daging babi yang sehat, aman dan utuh.

“Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi, dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada,” pungkas Bayu Brahmasta.

Untuk diketahui, berdasarkan RPH Kota Denpasar di Pesanggaran, mulai Minggu (30/7/2023) telah memotong babi sebanyak 127 ekor babi. Sementara itu pada Senin (31/7/2023) memotong babi 240 ekor. Perkiraan sampai hari Selasa (1/8/2023), RPH Kota Denpasar telah menerima pesanan pemotongan sebanyak 517 ekor babi. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.