Bupati Suwirta Rencana Tingkatkan Jalan Lingkar Nusa Ceningan

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta bersama Kepala Dinas PUPRPKP, Made Jati Laksana, melakukan pengukuran jalan lingkar Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (26/2/2021). Foto: ist
BUPATI Suwirta (ketiga dari kanan) bersama Kepala Dinas PUPRPKP, Made Jati Laksana, melakukan pengukuran jalan lingkar Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (26/2/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Tinjauan lapangan rencana peningkatan jalan lingkar Nusa Ceningan dan penataan sejumlah kawasan di Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, kembali dilakukan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Bersama Kepala Dinas PUPRPKP, Made Jati Laksana, Kamis (25/2/2021), Bupati Suwirta mengawali kegiatan di Pulau Nusa Ceningan dengan melakukan pengukuran, perhitungan jarak, sekaligus sosialisasi dengan warga pemilik lahan. 

Bacaan Lainnya

“Pembangunan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan sudah dimulai, tapi Nusa Ceningan belum memiliki jalan yang representatif. Bahkan ada jalan desa di atas bukit yang belum tersentuh perbaikan,” ucapnya.

Selain itu, sambungnya, akses jalan menuju jembatan belum final, terutama masalah asetnya. Karena itu, sebelum membuat perencanaan yang akan diusulkan ke pusat atau dengan menggunakan APBD, segala hal akan dipastikan lebih dahulu. 

Dalam perjalanan bermobil mengelilingi Nusa Ceningan, sesekali Suwirta turun dan jalan kaki guna mengukur lebar jalan dan memastikan arah jalan. Dia juga sempat berbincang dengan beberapa pemilik lahan yang ditemui guna melakukan sosialisasi rencana peningkatan jalan lingkar ini. 

Usai keliling, Bupati Suwirta lanjut memerintah Dinas PU supaya secepatnya turun mendata aset, dan langsung memberi tanda patok. Jika terjadi masalah, dia mengaku siap berkomunikasi langsung dengan warga agar mau merelakan lahannya, sehingga tidak terjadi permasalahan dalam pekerjaan jalan ini. 

Baca juga :  Geliatkan Perekonomian, Kuta Ingin Satu TOD LRT Ada di Pasar Seni

Sejumlah objek di Pulau Ceningan seperti Batu Melawang dan Butun juga akan diperbaiki dan dibuatkan jalan. Begitu pula jalan menuju Pura Buu, yang merupakan pura tempat melukat. “Intinya saya minta dukungan warga yang memiliki lahan supaya merelakan, dan tidak mempersulit proses pembebasan lahan demi kepentingan yang lebih besar,” ajaknya. 

Made Jati Laksana memaparkan, panjang jalan lingkar bawah dari Bias Munjul menuju Jembatan Kuning sekitar 1,3 km. Sementara panjang jalan lingkar atas sekitar 3,9 km. Awalnya lebar jalan direncanakan 7 meter, tapi karena terkendala lahan hanya didapat lebih kurang 6 meter termasuk bahu jalan. 

“Rencananya diusulkan ke Balai atau pusat, tapi kalau anggaran daerah mencukupi akan dilaksanakan oleh daerah. Semoga tahun 2022 kegiatan ini bisa dimulai,” urainya.

Setelah meninjau jalan lingkar Nusa Ceningan, rombongan Dinas PUPRPKP dipimpin Jati Laksana dengan diantar Perbekel Jungutbatu, Jumat (26/2/2021) meninjau sejumlah kawasan di Desa Jungutbatu yang akan dijadikan objek penataan.

Diantaranya penataan parkir Batan Kepah dengan lahan sekitar 30 are beserta tanggul pantainya, peningkatan jalan depan Mahagiri Hotel, penataan Pantai Mahagiri, penataan rompok-rompok di area mangrove, pengajuan ruas jalan di Klatak, penataan lapangan voli Jungutbatu, serta penataan TPA Jungutbatu yang akan dimanfaatkan menjadi TOSS. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.