Polemik Pembayaran Hotel Karantina, Rentin Sebut Telah Dapat Transfer Rp10 M dari Pusat

  • Whatsapp
SEKRETARIS Satgas Made Rentin berfoto bersama dengan jajaran asosiasi GM hotel Bali di Posko Satgas/Pusdalops BPBD Bali, Renon, Denpasar, Kamis (4/3/2021). Foto: ist
SEKRETARIS Satgas Made Rentin berfoto bersama dengan jajaran asosiasi GM hotel Bali di Posko Satgas/Pusdalops BPBD Bali, Renon, Denpasar, Kamis (4/3/2021). Foto: ist

DENPASAR – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali melalui Sekretaris Satgas I Made Rentin menegaskan, bahwa permasalahan terkait pembayaran hotel karantina pasien Covid-19 di beberapa lokasi di Bali telah menemukan titik temu. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan dengan asosiasi General Manager (GM) hotel di Bali yang selama hotelnya digunakan sebagai tempat karantina pasien yang termasuk orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan (GR) Covid-19.

“Hari ini (kemarin, red) di hadapan teman-teman kami menyampaikan komunikasi kami dengan Ketua Satgas Nasional bapak Doni Monardo bahwa per-kemarin (Rabu 3/3/2021, red) kami sudah mendapatkan transfer dana untuk pembayaran hotel karantina,” tegas Rentin usai pertemuan dengan jajaran asosiasi GM hotel Bali di Posko Satgas/Pusdalops BPBD Bali, Renon, Denpasar, Kamis (4/3/2021).

Bacaan Lainnya

Rentin yang juga Kalaksa BPBD Bali ini menjelaskan, dana untuk pembayaran lokasi karantina sepenuhnya tanggungan dari pemerintah pusat dan untuk saat ini,  pembayaran memang belum tuntas seluruhnya dengan tunggakan lebih dari Rp30 miliar dari 15 hotel karantina. “Kami baru mendapatkan Rp10 miliar dan ini merupakan angin segar, harapan besar bagi teman-teman pelaku usaha. Uangnya akan sesegera mungkin ditransfer ke hotel-hotel karantina, paling lambat sore (Kamis kemarin, red) ini,” tandas Rentin.

Baca juga :  Koster Minta Kader Tidak Direkomendasi Legowo, Pilkada Karangasem Mahal Kalau Beli Suara

Dikatakannya, pembayaran tersebut untuk melunasi sisa tunggakan 25 persen pada Oktober-November 2020, dan 100 persen untuk bulan Desember 2020. “Sedangkan Januari-Februari belum bisa dibayarkan karena masih melengkapi administrasi surat pertanggungjawaban serta masih menunggu dana dari pusat yang dijanjikan akan cair dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Rentin menambahkan, atas nama Pemprov Bali serta Satgas Penanganan Covid-19 Bali, pihaknya menyampaikan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada pihak hotel yang telah bersinergi dan bekerja sama dalam rangka penyediaan tempat karantina. “Saya rasakan suport teman-teman selama ini sangat baik sekali. Pandemi ini kondisi yang sama sekali tidak kita duga, karena itu perlu kesabaran, perhatian dan toleransi yang tinggi. Ini krisis yang menyangkut semua sendi kehidupan,” ujarnya sembari berharap pandemi ini segera berakhir dan menggeliatkan kembali pariwisata di Bali.

Sementara itu, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (DPD IHGMA) Bali, Yoga Iswara, menyatakan, sudah sangat terang benderang terkait penyelesaian pembayaran serta proses-proses yang harus dilakukan jajaran Satgas Penanganan  Covid-19 Bali. “Kami haturkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Rentin dan jajaran, atas segala upayanya,” kata Yoga.

Pihaknya berusaha bertahan, dan bersama pemerintah berdampingan untuk turut mendukung penghentian penyebaran virus, sekaligus tetap produktif dengan aman. “Kami juga menjadi ujung tombak dalam verifikasi kepada hotel dan destinasi wisata yang telah menerapkan Protokol  Tatanan Kehidupan Era Baru Bidang Pariwisata. Dengan kondisi sekarang kita harus optimis, dan komunikasi jadi kunci. Hubungan kami dengan BPBD sangat baik sekali dan kami memilih duduk bersama jika terjadi sesuatu,” katanya.

Baca juga :  Pekerja Migran Jembrana Bertambah, 116 Orang Jalani Karantina

Sementara itu, I Gusti Bagus Agung Suddhajinendra, Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Pemerintahan IHGMA Bali  menyampaikan rasa syukur setelah pertemuan dengan jajaran Satgas Penanganan Covid-19 menemukan kejelasan terkait status pembayaran hotel-hotel yang jadi lokasi karantina OTG-GR. “Dalam hal ini kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran, dimana masalah pembayaran ini sudah diupayakan dengan sigap ,” ungkapnya.

Hal tersebut dikatakan Sudajinendra, terbukti dari kucuran dana dari pemerintah pusat dan sesuai dengan arahan Sekretaris Satgas akan didistribusikan ke masing-masing hotel. “Hal ini sangat berguna bagi hotel-hotel untuk menjaga berjalannya operasional hotel tersebut. Lewat pertemuan ini juga kami ingin mencairkan suasana yang mungkin sebelumnya terjadi miskomunikasi. Dengan tatap muka begini akan selalu saling dukung dan sinergi. Apapun langkah-langkah (yang diambil, red) Pemerintah Bali, kami dari asosiasi akan sepenuhnya mendukung,” tandasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.