POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teluk Bintuni melakukan studi banding ke Kota Denpasar.
Kedatangan rombongan Pemkab Teluk Bintuni dipimpin Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, disambut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (28/7/2023).
Kedatangan rombongan tersebut secara khusus mempelajari penanganan permasalahan sampah dan pengelolaan hutan mangrove menjadi ekowisata ke Kota Denpasar.
Bupati Teluk Bintuni mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan ke Kota Denpasar selain untuk menjalin hubungan baik antara kedua daerah, juga untuk mempelajari bagaimana cara Pemkot Denpasar mengelola sampah.
Selain itu, mempelajari hutan mangrove sebagai ekowisata sekaligus pengelolaan sistem informasi dan protokoler bagi pimpinan daerah.
Petrus Kasihiw melanjutkan, dalam studi banding ini, pihaknya secara khusus melaksanakan sharing tentang bagaimana pengelolaan hutan mangrove yang ada Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat serta melihat pengelolaan ekowisata hutan mangrove yang ada di Kota Denpasar bisa menjadi contoh implementasi pengelolaan ekowisata mangrove di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Secara khusus kami mempelajari bagaimana cara Pemkot Denpasar mengelola sampah dan hutan mangrove sebagai ekowisata sekaligus pengelolaan sistem informasi dan protokoler bagi pimpinan daerah,” ujar Petrus Kasihiw.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan, Pemkot Denpasar telah melakukan berbagai upaya dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah dengan mendorong pemilahan sampah berbasis sumber dengan Peraturan Wali Kota serta melibatkan berbagai stakeholder.
Selanjutnya pembangunan tiga TPST sebagai upaya pengelolaan sampah. “Mari kita manfaatkan momentum ini menjadi ajang tukar inovasi dalam mendukung kemajuan kedua daerah,” ujar Arya Wibawa. rap























