Kolaborasi dan Kreativitas Kunci Esensi Merdeka Belajar

  • Whatsapp
MENDIKBUDRISTEK Nadiem Makarim (kanan) berbincang dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat bersilaturahmi dengan jajaran civitas akademika Unram, Rabu (6/10/2021). foto: rul

MATARAM – Kemampuan berkolaborasi di dunia pendidikan, khususnya di level pendidikan tinggi menjadi sangat penting. Hal itu menyusul, esensi kebijakan Merdeka Belajar adalah membangun kolaborasi dan kreativitas.

‘’Kita tuh belajar berkolaborasi dan kreativitas dan, itu sebenarnya esensi Merdeka Belajar dari situ,’’ ujar Mendikbudristek Nadiem Makarim saat bersilaturahmi di kampus Universitas Mataram (Unram), Rabu (6/10/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mendaku, saat ini, justru banyak orang tidak menyadari pentingnya kemampuan berkolaborasi. Padahal, kemampuan berkolaborasi sangat penting, tanpa memandang bentuk atau jenis proyek yang dikerjakan.

‘’Mau topiknya apapun, se-scientific apapun. Se-geeky apapun topiknya, kalau kita berkolaborasi dengan teman-teman kita mengerjakan suatu proyek bersama,’’ tegas Nadiem.

Melalui kolaborasi, lanjut dia, profil pelajar Pancasila yang menjadi tujuan dari sistem pendidikan Indonesia akan muncul. ‘’Kita menemukan profil pelajar Pancasila yang sebenarnya arah sistem pendidikan kita ke sana,’’ kata Nadiem.

Mantan CEO Gojek ini menyatakan, menerapkan sistem pembelajaran berbasis proyek atau project based learning agar kolaborasi antar pelajar terus terbangun.

‘’Makanya saya pengin semua project based learning. Saya ingin di kuliah project based learning, di sekolah project based learning. Jadi buat picu kemandirian, kolaborasi, dan kreativitas,’’ tandas Nadiem Makarim. rul

Baca juga :  Pemilih di Bangli Bertambah dari Pernikahan Dini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.