POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Komitmen menjaga netralitas aparatur desa dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan penyelenggara pemilu. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi Program Pedestal (Pemerintah Desa yang Netral) di Desa Pecatu dan Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (23/7/2026). Langkah ini sebagai upaya membangun sinergi sejak dini dalam mencegah potensi pelanggaran netralitas perangkat desa, sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif di tingkat desa.
Audiensi dipimpin anggota Bawaslu Kabupaten Badung, I Putu Hery Indrawan, bersama jajaran. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan Program Pedestal yang merupakan inovasi Bawaslu Badung, sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran netralitas perangkat desa. Bawaslu mewujudkan melalui kegiatan sosialisasi kepada perangkat desa dan pegawai pemerintah desa.
Hery Indrawan menjelaskan, pada masa non-tahapan pemilu, Bawaslu Badung memfokuskan berbagai langkah mitigasi guna mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang lebih baik di masa mendatang. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Pun mitra penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Melalui Pedestal, nantinya Bawaslu dan pihak desa akan menjalin kerja sama dalam pengawasan pemilu, menjaga netralitas perangkat desa, serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Hery.
Selain audiensi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Konsolidasi Demokrasi, sebagai forum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Badung dengan pemerintah desa. Melalui konsolidasi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan bersama dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu, khususnya pada aspek pencegahan pelanggaran dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Sekretaris Desa Pecatu, I Putu Aryanto, menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, Program Pedestal menjadi langkah tepat untuk memberi pemahaman sejak dini kepada perangkat desa. “Langkah ini sangat baik dalam memberi edukasi awal kepada perangkat desa, yang nantinya diharap dapat diteruskan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Kutuh juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Pedestal. Kedua pemerintah desa menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi, serta melibatkan seluruh perangkat desa dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama menjaga netralitas aparatur desa.
Hery menegaskan, melalui Program Pedestal, Bawaslu Badung berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan pemerintah desa dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Pula meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya demokrasi yang berintegritas, serta mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang jujur, adil, dan berkualitas. hen























