POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK BPD) Kabupaten Gianyar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8, dipusatkan di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (31/1/2026). Peringatan mengusung tema “BPD Berkarya, Desa Berjaya Menuju Gianyar Aman”.
Tema tersebut mencerminkan komitmen BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Melalui peran aktif BPD, diharap desa mampu terus berkarya, berkembang, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Gianyar yang aman. Momentum ini juga menjadi ajang refleksi untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, serta menjaga aspirasi masyarakat desa agar tersalurkan dengan baik.
Ketua FK BPD Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Arnawa, mengatakan, peringatan HUT ke-8 merupakan momentum yang sangat membahagiakan bagi seluruh anggota BPD. Dia menilai tema yang diusung mencerminkan semangat BPD dalam mendukung pembangunan desa dan daerah.
“Kami menegaskan pentingnya menjalin koordinasi dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, dengan filosofi mebesikan care batun buluan,” ujarnya.
Arnawa menegaskan, FK BPD berkomitmen terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah, serta menjaga stabilitas dan keharmonisan di desa demi terwujudnya Kabupaten Gianyar aman.
Bupati Gianyar, Made Mahayastra, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota BPD se-Kabupaten Gianyar, yang selama delapan tahun terakhir telah menjalankan peran dan fungsinya dengan baik. Menurutnya, di usia ke-8 tahun, BPD menunjukkan kematangan organisasi dengan membangun komunikasi efektif bersama masyarakat. BPD memiliki peran sentral dalam memajukan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. “Jika permasalahan di tingkat desa dapat diselesaikan dengan baik, maka permasalahan di tingkat kabupaten juga akan ikut terselesaikan,” tegasnya.
Mahayastra juga menyoroti keberhasilan desa-desa di Gianyar dalam meningkatkan kapasitas fiskal, yang tidak terlepas dari peran strategis kepala desa dalam memberi informasi yang benar dan membangun kepercayaan masyarakat. Keberhasilan pembangunan Gianyar saat ini, sambungnya, merupakan hasil dari kebijakan yang tepat dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Mahayastra menekankan pentingnya sinergi antara kepala desa, bendesa adat, dan klian, yang harus berjalan satu napas dan satu tarikan napas perjuangan dalam membangun desa dan daerah. adi
























