Bali Tambah 119 Pasien Covid-19 Sembuh, Positif 103, Meninggal Bertambah 5 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Pasien sembuh yang lebih dominan dari tambahan kasus positif baru, kembali mewarnai perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Minggu (9/5/2021).

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Minggu (9/5/2021), pasien sembuh bertambah 119 orang, atau 16 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 103 orang (91 orang melalui Transmisi Lokal, 11 PPDN dan 1 PPLN).

Bacaan Lainnya

Kota Denpasar secara konsisten kembali mencatatkan jumlah pasien sembuh harian terbanyak 39 orang. Disusul Buleleng 26 orang, Bangli 25 orang, Badung 14 orang, Gianyar 10 orang, Tabanan 2 orang, Klungkung 2 orang dan Jembrana 1 orang.

Kabupaten Karangasem menjadi satu-satunya yang tidak menambahkan pasien sembuh. Justru kabupaten di ujung timur pulau Bali ini mencatat lonjakan kasus positif baru sebanyak 11 orang, urutan kelima dari 9 kabupaten/kota. Rinciannya; Denpasar 27 orang, Buleleng 22 orang, Bangli 16 orang, Badung 12 orang, Karangasem 11 orang, Tabanan 7 orang, Gianyar 4 orang, Jembrana 3 orang, Klungkung 1 orang.

Sementara kasus meninggal dunia di hari yang sama, Satgas mencatat tambahan lima pasien tutup usia yang tersebar di empat kabupaten/kota. Rinciannya; Tabanan 2 orang, Denpasar, Badung dan Gianyar masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Persiapan SEA Games 2021, Timnas U-22 Rencanakan Uji Coba di UAE

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai saat ini berjumlah 45.758 orang (45.613 WNI dan 145 WNA), Dari jumlah itu, sebanyak 43.179 orang (94,36%) sudah sembuh dengan rincian 43.055 WNI dan 124 WNA.

Sementara kasus meninggal dunia, kini menjadi 1.407 Orang (3,07%) dengan rincian 1.402 WNI & 5 WNA. Selanjutnya, pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif), kini berkurang 21 orang menjadi 1.172 Orang (2,56%) dengan rincian 1.156 WNI dan 16 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.