POSMERDEKA.COM, TABANAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tabanan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayahnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ormas sekaligus sosialisasi Sistem Kelengkapan Data Ormas (Sikedas) di Sekretariat PP Polri Kabupaten Tabanan, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Bakesbangpol Tabanan dalam memantau keberadaan serta perkembangan ormas. Selain itu, agenda ini difungsikan sebagai wadah komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan pengurus organisasi.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tabanan, I Made Murdika, mengatakan, monev ormas tidak sekadar berfokus pada fungsi pengawasan administrasi semata. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi serta kebutuhan ormas di lapangan.
“Monev ini bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi jadi ruang bagi pemerintah daerah untuk berkomunikasi secara langsung. Kami ingin mengetahui perkembangan organisasi sekaligus mendengar kebutuhan pengurus,” ujar Murdika.
Dia menguraikan, hubungan harmonis antara pemerintah dan ormas sangat krusial mengingat besarnya peran ormas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Koordinasi yang kuat diyakini mampu mendorong berbagai aktivitas organisasi agar tetap tertib, dan membawa manfaat nyata bagi publik.
Bersamaan dengan agenda monev, Bakesbangpol Tabanan turut mengenalkan inovasi Sikedas. Aplikasi ini merupakan bagian dari aksi perubahan yang dirancang untuk mendukung pengelolaan database ormas agar lebih terintegrasi, tertata, dan sistematis.
“Sikedas kami dorong untuk membantu pengelolaan data ormas agar lebih lengkap dan sistematis. Kami berharap ormas dapat memanfaatkan sistem ini dengan baik, terutama dalam memperbarui data organisasi,” pintanya.
Menurutnya, tertib administrasi tidak hanya menguntungkan pemerintah dalam pemetaan wilayah kerja, melainkan juga membantu internal ormas dalam mengelola dokumentasi organisasi secara lebih profesional. Dia menegaskan program monev dan pendekatan dialogis ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Langkah ini diharap mampu menciptakan koordinasi yang lebih efektif, sehingga keberadaan ormas di Kabupaten Tabanan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. gap























