POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Cabang olahraga (Cabor) Circket Bali menunjukan prestasinya dalam Babak Kualifkasi (BK) PON 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Unud Jimbaran, Bali.
Ketua Panitia BK PON 2024, Kariana Wirawan menjelaskan, atlet Badung memberikan konstribusi besar sehingga mampu meloloskan banyak atlet untuk PON Aceh dan Sumatra Utara tahun 2024.
“Atlet Badung yang dominan mewakili Bali meloloskan 18 atlet (8 putra dan 10 putri). Mereka pasti akan mewakili Bali dalam PON 2024 nanti,” kata Kariana yang juga Sekretaris Pengkab Persatuan Olahraga Cricket (PCI) Badung.
BK Cricket yang berlangsung sejak akhir Juli telah berakhir awal Agustus 2024, diikuti 18 Provinsi di Indonesia. Pertandingan putra dilakukan di Lapangan Unud, sementara putrinya dimainkan di lapangan Langgon Nusa Dua, Kuta Selatan.
Kariana menyebutkan atlet putra Badung yang lolos adalah; Fernando Bununaek, Wayan Budiarta, Made Mulyana Yasa, Kadek Juniarta, Dewa Gede Andika, Andreas Alexander, dan Nyoman Adi Budana.
Bagian Putri; Ni Wayan Sariani, Dewa Ayu Setiawati, Kadek Devi Muriari, Kadek Dwi Aprillia, Desi Wulandari, Nyoman Kerti Kurniati, Putu Cantika, Kadek Dwi Indriyani, dan Made Suarniasih.
Cabor anggota KONI Badung yang lain juga meloloskan atletnya ke PON dalam BK atau Kejurnas seperto Judo, cabor Tinju serta Kurash. Ketiga atlet cabor ini ikut memperkuat Bali, sekalipun jumlahnya tidak segnifikan.
Namun atlet Tinju Badung, satu-satunya meraih emas dalam BK di Makasar. Cabor termuda di KONI Badung yakni Kurash juga meloloskan satu atlet putri ke PON Cabor sebelumnya yang cukup banyak meloloskan atlet ke PON adalah Selam kolam dan Selam laut.
“Saya minta semua cabor anggota KONI Badung melaporkan atletnya yang lolos PON ke KONI Badung dengan narasi dan bahasa yang umum dikenal masyarakat. Jangan menggunakan istilah teknis yang belum banyak dipahami masyarakat umum. Jumlah berapa dari sekian orang yang mewakili Bali ke BK tersebut,” kata Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana saat memberikan arahan kepada semua cabang olahraganya.
Nariana mengatakan, ia ingin atlet Badung yang lolos PON disosialisasikan melalui media massa seluas-luasnya kepada masyarakat Badung, sehingga mendapat dukungan penuh dari rakyat Badung.
Ia mengatakan, KONI Badung mendapat dana masyarakat dari APBD Badung. Dana itu harus dipertanggungjawabkan dengan benar melalui prestasi olahraga. (*)























