17 Pintu Masuk Pantai Kuta Ditutup Permanen, Ini Alasannya

  • Whatsapp
PENUTUPAN salah satu akses ke Pantai Kuta secara permanen. Foto: ist
PENUTUPAN salah satu akses ke Pantai Kuta secara permanen. Foto: ist

MANGUPURA – 17  pintu masuk ke Pantai Kuta ditutup permanen, Senin (4/10/2021). Penutupan tersebut dilakukan dengan pemasangan batu bata putih. Selain itu, ada 3 akses masuk lainnya juga ditutup semi permanen dengan menggunakan papan. Yaitu akses pemelastian, droping suplier dan evakuasi sampah.  

Bendesa Adat Kuta, I Wayan Wasista, menerangkan, penutupan permanen 17 akses Pantai Kuta untuk mempermudah pengawasan pengunjung yang masuk ke area pantai. Hal tersebut dilakukan mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bali yang memperkenankan pembukaan objek wisata dengan dengan kapasitas 50 persen. “Penutupan permanen sejumlah akses titik masuk Pantai Kuta itu semata-mata untuk mencegah klaster penyebaran Covid-19 di objek wisata pantai,’’ ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada 3 akses titik masuk lainnya yang juga dilakukan penutupan secara semi permanen, yaitu dengan menggunakan papan. Hal itu dilakukan karena 3 akses tersebut sangat penting perannya bagi akses pekerja dan petugas dalam menjaga kebersihan kawasan. Akses tersebut hanya dibuka untuk kepentingan, melasti, pengangkutan barang dari supier dan evakuasi sampah. ‘’Jadi total ada 20 akses yang kita tutup. Sebanyak 17 akses ditutup permanen dan 3 dengan sistem buka tutup,’’ sebutnya.

Baca juga :  Linmas Desa Dangin Puri Kangin Dilatih Tangani Kebakaran

Dengan penutupan tersebut, kini hanya ada 8 titik akses masuk Pantai Kuta yang bisa dilalui pengunjung. Ke delapan akses tersebut telah dipasangi QR Code aplikasi PeduliLindungi. Dengan langkah tersebut, diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Bali dalam pemberlakuan sistem ganjil-genap kendaraan yang  masuk ke jalan Pantai Kuta.

Penutupan 20 akses masuk pantai Kuta itu menggunakan anggaran Desa Adat Kuta sebesar Rp12 Juta. Pengerjaan penutupan akses masuk itu diharapkan rampung dalam dua hari ke depan. ‘’Kalau masuk dengan barcode PeduliLindungi ini, tentu kita mudah mengetahui kuota yang masuk. Karena setiap barcode PeduliLindungi itu, kapasitasnya hanya 1.000. Dengan kata lain, kalau ada 8 akses masuk dengan barcode, berarti hanya ada 8.000 pengunjung yang masuk,’’ tutupnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.