Tinjau Samsat Karangasem, Koster Apresiasi Warga Taat Bayar Pajak

  • Whatsapp
GUBERNUR Koster saat meninjau pelayanan di Kantor Samsat Karangasem, Senin (6/12/2021). Foto: ist
GUBERNUR Koster saat meninjau pelayanan di Kantor Samsat Karangasem, Senin (6/12/2021). Foto: ist

KARANGASEM – Untuk mengecek kinerja para ASN Pemprov Bali pascaditerbitkannya Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Bali Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pembebasan Administrasi Berupa Denda dan Bunga Atas Pajak Kendaraan Bermotor dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor, Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau pelayanan publik di Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem alias Kantor Samsat, Senin (6/12/2021).

‘’Saya ingin tahu langsung kondisi dan kinerja para pegawai di UPTD. Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem ini, apakah berjalan lancar atau tidak saat melayani masyarakat,’’ ujarnya.

Bacaan Lainnya

Koster juga menegaskan, kunjungannya itu juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di lapangan, mengingat antusias masyarakat Bali untuk membayarkan pajak kendaraan bermotornya sangat antusias, setelah mengeluarkan kebijakan diskon pajak, pemutihan dan pembebasan BBNKB II. ‘’Semua wajib pajak yang hadir hari ini ke Kantor UPTD. Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem sangat taat membayarkan pajaknya dan tidak ada yang nunggak pajak,’’ kata Koster.

Baca juga :  Catat! Mulai Besok Pelanggaran PKM di Denpasar Ada Sanksi Teguran hingga Pencabutan Izin Usaha

Dari pengakuan warga Candidasa, Manggis, I Wayan Merta dan Ni Putu Suartini asal dari Desa Datah, Kecamatan Abang, menyampaikan bahwa dirinya sedang melakukan pembayaran pajak kendaraan motor dan sama sekali tidak ada nunggak. “Mengenai kebijakan Bapak Gubernur Bali terkait diskon pajak, kebijakan pemutihan, dan kebijakan pembebasan biaya BBNKB II patut diapresiasi, dan memberikan keringanan kepada wajib pajak di masa pandemi,” ujar Ni Putu Suartini.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Made Santha, melaporkan di UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem, PKB-nya ditarget sebesar Rp54.500.000.000, dan yang telah terealisasi Rp54.078.349.500 atau (99,23 persen). Sedangkan BBNKB ditargetkan Rp35.617.000.000, dan yang baru terealisasi sebanyak Rp17.913.420.500 atau (50,29 persen).

‘’Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan yang pro-rakyat ini, karena kebijakan diskon pajak, pemutihan, dan pembebasan biaya BBNKB II akan berakhir pada tanggal 17 Desember 2021,’’ tandasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.